14 December 2019

IHSG Menguat Tipis di Sesi Penutupan

KONFRONTASI-Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (29/7) ditutup naik tipis sebesar 6,36 poin atau 0,14 persen menjadi 4.721,12. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45, bergerak turun 0,36 poin (0,05 persen) menjadi 796,06.

"IHSG BEI berhasil mempertahankan penguatannya, meski tipis. Situasi itu menunjukkan masih adanya potensi kenaikan lebih tinggi ke depannya. Apalagi dana investasi asing mulai masuk ke pasar saham," kata Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya di Jakarta, Rabu.

Dalam data perdagangan Bursa Efek Indonesia, pelaku pasar asing mencatatkan, beli bersih atau "foreign net buy" sebesar Rp366,635 miliar pada Rabu (29/7) ini.

Selain itu, lanjut William Surya, pola pergerakan bursa saham global yang mulai beranjak naik memberikan pengaruh psikologis investor di dalam negeri untuk melakukan akumulasi beli saham. Sehingga pergerakan IHSG BEI bergerak di area positif.

"Dalam jangka panjang, IHSG masih berada dalam jalur tren penguatan," katanya.

Sementara itu, analis PT Pefindo Riset Konsultasi, Guntur Tri Hariyanto menambahkan, bahwa ramalan kinerja emiten kuartal kedua 2015 yang masih belum membaik, menahan kenaikan IHSG BEI lebih tinggi.



"Masih ada potensi sentimen dari kinerja emiten, memberikan tekanan terhadap IHSG ke depannya," kata Guntur.

Tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 201.273 kali transaksi, dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,20 miliar lembar saham senilai Rp3,60 triliun. Sebanyak 162 saham bergerak naik, 118 saham bergerak turun, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan sebanyak 92 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 115,51 poin (0,47 persen) ke level 24.619,45, indeks Nikkei turun 25,98 poin (0,13 persen) ke level 20.302,91, dan indeks Straits Times menguat 3,20 poin (0,10 persen) ke posisi 3.284,29. [mr/skl]
Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...