9 December 2019

IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran 5.127-5.157

KONFRONTASI-Pada awal pekan ini, Senin (1/12/14), indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak di kisaran 5.127-5.157, dengan resistance (batas atas) selanjutnya di 5.169.
 
Adapun beberapa rilis data ekonomi penting dari dalam negeri, seperti inflasi bulan November, data ekpor dan impor maupun neraca perdagangan bulan Oktober, akan mewarnai laju indeks saham sepanjang pekan ini.

Seperti diketahui, indeks saham mengakhiri perdagangan November dengan manis. Angka 5.149,89 menunjukkan penutupan indeks saham dengan naik sebesar 4,57 poin atau 0,09 persen dan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net foreign sell) sebesar Rp21 miliar di pasar reguler pada akhir pekan lalu.

Pengamat Pasar Modal, Stefanus Mulyadi Handoko, mengatakan para pelaku pasar akan memusatkan perhatiannya terhadap data inflasi yang rencananya akan dilaporkan hari ini oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Jika nantinya, pemerintah merilis data inflasi di bawah ekspektasi Bank Indonesia (BI), maka indeks saham diperkirakan dapat melanjutkan tren positifnya hingga akhir tahun dengan target secara teknikal di kisaran 5.235-5.250," ujarnya dilansir VIVAnews.

Menurut dia, peluang indeks saham untuk menutup gap atas di level 5.265-5.280 pada pekan ini semakin terbuka lebar, dengan syarat indeks saham mampu bertahan di support (batas bawah) 5.107.

Selain itu, mengingat defisit neraca perdagangan yang dialami biasanya diakibatkan oleh tingginya impor bahan bakar minyak (BBM), maka katanya, dengan adanya kenaikan BBM bersubsidi di tengah turunnya harga minyak dunia seharusnya data-data tersebut tidak akan berpengaruh memberikan sentimen negatif pada pasar.[mr/viva]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...