17 November 2019

Hong Kong dan Tiongkok Susul Dua Negara Ini Jadi Investor Terbesar di Indonesia

Konfrontasi - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan, Singapura masih menjadi negara terbesar yang menanamkan investasi di Indonesia. Realisasi investasi nasional mencapai Rp 298,1 triliun hingga semester I tahun ini.

Pada semester I 2016, total nilai investasi Negeri Singa tersebut ‎mencapai US$ 4,9 miliar dengan jumlah 2.675 proyek.

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, Azhar Lubis mengatakan, posisi kedua ditempati investor Jepang. Pada semester I 2016 ini, total investasi para investor asal Negeri Sakura tersebut mencapai US$ 2,9 miliar untuk 1.725 proyek.

"Untuk negara asal yang terbesar masih tetap Singapura. Dan kedua dari Jepang," ujar dia di kantor BKPM, Jakarta, Jumat (29/7/2016).

Menurut Azhar, yang menarik dari penanaman modal asing (PMA) ini adalah munculkan Hong Kong dan Tiongkok pada posisi ‎ke-3 dan ke-4 sebagai negara terbesar yang menanamkan investasi di Indonesia.

Hong Kong menanamkan investasi di Indonesia sebesar US$ 1,1 miliar pada 519 proyek. Sedangkan Tiongkok sebesar US$ 1 miliar untuk 805 proyek.

‎"Yang menarik adalah Hong Kong dan Tiongkok, yang dulu berada di posisi bawah sekarang naik ke posisi ke-3 dan ke-4. Ada beberapa proyek seperti jalan, pabrik semen, smelter nikel dan lain-lain," jelas dia.

Selain keempat negara tersebut, negara lain yang banyak menanamkan investasinya di Indonesia antara lain, Belanda sebesar US$ 631,3 juta untuk 475 proyek, British Virgin Islands sebesar US$ 518,24 juta untuk 913 proyek, Malaysia sebesar US$ 495,11 juta pada 741 proyek.

Kemudian disusul Korea Selatan sebesar US$ 471,58 juta untuk 1.504 proyek, Amerika Serikat sebesar US$ 358 juta untuk 263 proyek dan Mauritius sebesar US$ 232,18 juta untuk 121 proyek. (lptn6/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...