22 August 2019

Harga Komoditas di Sumenep Turun

Konfrontasi - Harga sejumlah komoditas di Pasar Anom Baru Sumenep, Jawa Timur, mengalami penurunan sebagaimana hasil pemantauan harga yang dilakukan tim dari dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag) setempat.

"Pada Selasa ini, harga daging ayam kampung tercatat Rp75 ribu perkilogram dari sebelumnya Rp80 ribu," kata Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sumenep, R Heni Yulianto, di Sumenep, Selasa (30/6).

Selain itu, harga telur ayam ras yang sebelumnya Rp20 ribu perkilogram turun menjadi Rp18 ribu, cabai merah besar Rp20 ribu perkilogram dari sebelumnya Rp25 ribu, dan bawang merah juga Rp20 ribu perkilogram dari sebelumnya Rp22 ribu.

"Namun, ada juga komoditas yang mengalami penaikan harga, yakni cabai kecil biasa dari Rp11 ribu perkilogram menjadi Rp15 ribu," ujarnya, menerangkan.

Sementara harga komoditas lainnya stabil, yakni beras premium dalam kemasan 25 kilogram dengan merek "Ikan Paus" tetap Rp230 ribu dan "Lima Jaya Super" Rp210 ribu.

"Harga minyak goreng dan mentega curah juga tidak mengalami perubahan, masing-masing Rp11 ribu dan Rp20 ribu perkilogram. Tepung terigu dengan merek 'Segitiga Biru' juga tetap Rp8 ribu," ucapnya.

Harga daging lainnya juga tidak mengalami perubahan sebagaimana pekan sebelumnya, yakni daging sapi Rp100 ribu perkilogram dan daging ayam ras Rp30 ribu.

Sementara harga kedelai, baik impor maupun lokal, tetap, masing-masing Rp10 ribu perkilogram dan Rp9 ribu.

"Biasanya harga sejumlah kebutuhan pokok akan mengalami penaikan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun, sesuai pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kenaikan harganya masih dalam taraf wajar," kata Heni, menerangkan.

Ia juga mengemukakan pihaknya melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di dua pasar di Kecamatan Kota, yakni Pasar Anom Baru (lokasi utama pemantauan) dan Pasar Bangkal Baru sebagai pembanding. (rol/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...