15 December 2019

Harga GKP Petani di Kalsel Naik

KONFRONTASI-Harga rata-rata Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani di Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Desember 2014 tercatat Rp 5.541,66 per kologram atau naik 10,29 persen dibandingkan November 2014.

"Kenaikan harga gabah pada Desember 2014 jauh lebih tinggi dari kenaikan November 2014 yang ketika itu 5,96 persen dibandingkan Oktober 2014," kata Kepala Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan, Dyan Pramono Effendy, di Banjarmasin, Jumat (2/1).

Ia memperkirakan naiknya harga gabah kualitas GKP di provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota tersebut, mungkin karena sudah lama musim panen, dan seiring tibanya musim penghujan pada Desember 2014, sehingga sulit menjemur padi.

Selain itu, karena tingkat produktivitas padi pada beberapa sentra pertanian di Kalsel yang kurang menggembirakan atau mengalami penurunan," ujarnya.

Pada November 2014 harga gabah kualitas GKP di tingkat petani Kalsel Rp 5.024,58 per kilogram menjadi Rp 5.541.66 per kilogram pada Desember 2014, ungkapnya kepada wartawan di Banjarmasin.

Sementara harga gabah pada tingkat penggilingan di Kalsel Desember 2014 Rp 5.646,68 atau naik 10,04 persen dibandingkan November 2014 di Kalsel. Ia menambahkan, pada tingkat petani, harga gabah tertinggi berasal dari gabah kualitas GKP varietas Siam Rukut senilai Rp 8.000 per kilogram terdapat di Kecamatan Beruntung Baru (40 kilometer timur Banjarmasin), Kabupaten Banjar.

Sedangkan harga terendah dari gabah kualitas GKP varietas Ciherang Rp 4.300 per kilogram terdapat di Kecamatan Batu Mandi (220 utara Banjarmasin), Kabupaten Balangan.

Pantauan harga gabah di Kalsel Desember 2014 berdasarkan komposisi jumlah observasi pada 64 transaksi (sebelumnya/Oktober) 73 transaksi pada sepuluh kabupaten didominasi GKP.

Sepuluh kabupaten yang merupakan produsen gabah di Kalsel itu meliputi Tala, Banjar, Batola, Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Tabalong, Tanah Bumbu (Tanbu), dan Kabupaten Balangan.

Sementara harga pembelian pemerintah (HPP) Desember 2014 di tingkat petani dan penggilingan di Kalsel tidak berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya (Juli-November 2014) masing-masing Rp 3.300 per kilogram dan Rp 3.350 per kilogram.

Dari HPP Desember 2014 tersebut berarti selisih harga rata-rata di tingkat petani sebesar Rp 2.241,65 per kilogram dan di penggilingan Rp 2.296,68 per kilogram.[mr/bs]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...