19 July 2019

Golkar Berpotensi Gabung Kubu "Indonesia Menang"

KONFRONTASI - Politisi Senior Partai Golkar Fadel Muhammad menilai tak semua kader partainya solid mendukung pasangan bakal capres dan cawapres, Jokowi dan KH Ma'aruf Amin. Ini membuka peluang Golkar beralih mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.Ketua DPP Partai Gerindra Andy Rahmat Wijaya tak ingin banyak berkomentar banyak soal kasak kusuk pecahnya internal Golkar. Sebab, itu rahasia dapur Golkar. Gerindra hanya bisa menyambut baik jika kader-kader partai pimpinan Airlangga Hartarto itu mendukung Prabowo - Sandiaga.

"Dinamika itu sebenarnya internal Golkar. Kalau berbalik dukung Prabowo - Sandi ya kami siap menerima," katanya kepada merdeka.com, Kamis (23/8).

Andy menduga, Golkar terlihat setengah hati mendukung Jokowi - KH Ma'aruf Amin karena pimpinannya Airlangga Hartarto tak dipinang Jokowi sebagai bakal cawapres. Apalagi Golkar menjadi partai pemenang Pemilu nomor dua di Pilpres 2014.

"Bisa jadi ya, karena Golkar kan peraih kursi kedua setelah PDIP ya di koalisi mereka," ucapnya.

Dihubungi terpisah, Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade juga menuturkan hal sama. Gerindra membuka pintu jika Golkar punya komitmen untuk beralih dukungan.

"Pak Prabowo dan Bang Sandi terbuka bagi siapapun kelompok partai yang ingin bergabung dan mendukung beliau, tapi komitmen jelas kita akan lakukan perubahan sampai memperbaiki nasib bangsa," imbuh Andre.

Partai berlambang burung garuda ini tak mencampuri urusan internal Golkar. Andre mengatakan, pihaknya tetap membuka komunikasi dengan seluruh pihak dan parpol.

"Komunikasi jalan terus, dengan siapapun anak bangsa kita komunikasi dan komunikasi jalan terus," ucapnya. [Jft/Merdeka]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...