21 April 2019

Gabungan Organisasi Massa Islam se-DKI Dukung Gubernur Anies untuk Jual Saham Bir Milik Pemprov DKI

KONFRONTASI- Gabungan organisasi massa Islam se-DKI Jakarta, mendukung sikap Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan yang menjual 26,25 persen saham milik Pemprov DKI di perusahaan produsen bir PT Delta Djakarta.

Pernyataan dukungan diungkapkan pada acara Deklarasi Bersama Ormas Islam se-DKI Jakarta, Jum’at (22/3/2019) di Jakarta.

Koordinator Ormas Islam se DKI Jakarta, KH Ma’mun Alayubi mengatakan, seluruh pimpinan dan Ormas Islam menilai pelepasan saham mempunyai nilai pendidikan kepada masyarakat.

“Namun akan sulit dilakukan, jika Pemprov DKI masih memiliki saham bir. Sebab, larangan mengonsumsi miras bertolak belakang dengan dukungan pemprov ke perusahaan bir, ” ujarnya seperti dikutip dari rilis yang diterima, Sabtu (23/3/2019).

“Semua hal yang berkaitan dengan minuman keras dilarang agama,” sambung Kyai Ma’mun yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta.

Adapun Ormas Islam se DKI Jakarta yang menandatangani deklarasi dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta yakni, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama DKI Jakarta, LDIS, LDII, Persatuan Islam (Persis), Mathala’ul Anwar, Persatuan Umat Islam (PUI), Al Washliyah, PW Muhammadiyah DKI Jakarta, Syarekat Islam (SI), Front Pembela Islam (FPI), Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Al Irsyad, Persatuan Tarbiyah Indonesia (Perti), FKMT.

Partai Gerindra mendukung kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan melepas saham bir yang dikelola oleh PT Delta Jakarta Tbk (DLTA). Namun, Gerindra meminta Anies memikirkan hasil pelepasan saham bir tersebut ke usaha produktif lainnya.

"Saya mendukung penuh pelepasan saham bir itu. Namun, saya mendorong Pak Gubernur memikirkan secara cermat pasca-penjualan saham itu. Dana itu alihkan kepada usaha produktif," kata Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Syarif  di Jakarta, Kamis (7/3/2019).

Menurut Syarif kebijakan Anies melepas saham bir sesuai ‎dengan aspirasi yang ditampung dari masyarakat Jakarta. Terkait adanya polemik pelepasan saham bir, ditekankan Syarif, bahwa apa yang diputuskan Anies sesuai dengan janji kampanyenya.

"Karena pelepasan saham bir bagian dari aspirasi masyarakat yang diserap sebagai bagian janji kampanye," terangnya.

Diketahui sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan mantan wakilnya, Sandiaga Uno pernah berjanji dalam kampanyenya akan melepas saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta Tbk. PT Delta Djakarta sendiri merupakan pemegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merk bir internasional.

Namun, pelepasan saham bir yang dilakukan Anies Baswedan tersebut mendapat penolakan dari beberapa anggota DPRD DKI Jakarta. Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi mengatakan, perusahaan bir tidak merugikan masyarakat. Justru, malah menghasilkan dividen hampir lebih Rp50 miliar. (*)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...