11 December 2018

DPR: Utang Luar Negeri Rezim Jokowi Bahayakan APBN

KONFRONTASI-Kebijakan utang luar negeri pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang sudah melampaui kekuatan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) atau hampir mencapai Rp4.000 triliun tidak bisa dianggap enteng.

“Pasti utang luar negeri kita yang bertambah cukup akseleratif dan drastis pada masa pemerintah Jokowi tidak bisa dianggap enteng,” kata Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, di Jakarta, Rabu (28/9).

Kebijakan hutang Jokowi, sambung Fadli, suka tidak suka akan membahayakan postur APBN, yang nantinya secara langsung akan berakibat pada tidak maksimalnya penggunaan anggaran negara kepada kepentingan pembangunan dan program-program kesejahteraan rakyat.

“Karena, APBN (akan terkuras) untuk membayar utang baik pokok atau pun bunganya,” ujarnya.

Masih dikatakan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu, kebijakan Presiden Jokowi untuk menggambil utang luar negeri menenjukan bahwa pemerintah tidak mampu dalam menggalang sumber-sumber pendapatan baik dalam negeri ataupun luar negeri.

“Sehingga utang ini menunjukan kita tidak mampu dalam menggalang sumber-sumber yang ada baik dari sumber pajak maupun sumber daya alam (SDA) sebagai pemasukan kita, ini yang dulu sempat diingatkan dan disampaikan Pak Prabowo juga, orang boleh saja punya ambisi membangun infrastruktur tapi duitnya dari mana, kalau jawabannya uangnya dari utang, itu menurut saya tidak meneyelesaikan masalah, tetapi menambah permasalahan baru,” pungkasnya.[mr/aktual]

 

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...