23 November 2019

Deddy Yusuf Siregar :Nilai Tukar Rupiah Melemah ke 14.495 per Dolar AS

KONFRONTASI -   Berikut laporan Live kurs rupiah terhadap dolar AS yang diperbarui perkembangannya mulai pembukaan sampai penutupan perdagangan pasar spot hari ini Selasa (27/11).

Rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat setelah sempat melemah pada saat pembukaan perdagangan lantaran harga minyak mentah dunia mengalami pelemahan tajam.

Pada penutupan perdagangan Senin (26/11) rupiah tercatat menguat 69 poin atau 0,47% menjadi Rp14.475 per dolar AS setelah dibuka di posisi Rp14.650 per dolar AS. Sepanjang 2018, rupiah mencatatkan pelemahan 6,35% di hadapan dolar AS.

Analis Asia Trade Point Futures Deddy Yusuf Siregar menuturkan bahwa pelamahan pada awal perdagangan karena tertekan oleh dolar AS yang menguat menuju hasil kepastian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Eropa terkait dengan Brexit.

“Kuatnya perpecahan di internal kabinet Perdana Menteri Theresa May membuat pasar khawatir akan hasil voting sehingga mendorong pelaku pasar memilih aset safe haven termasuk dolar AS,” papar Deddy, dikutip Bisnis dalam laporan harian, Senin (26/11).

Namun memasuki sesi siang, rupiah langsung tancap gas karena harga minyak mentah yang mengalami pelemahan ke level terendah selama satu tahun terakhir.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) mengalami penguatan 0,73 poin atau 1,45% menjadi US$51,15 per barel dan mencatatkan penurunan hingga 15,34% secara year-to-date (ytd). Adapun, harga minyak Brent menguat 1,10 poin atau 1,87% menjadi US$59,90 per barel dan turun 10,42% ytd.

Meskipun mengalami kenaikan, harga tersebut masih menjadi yang terendah sepanjang tahun ini dan mencatatkan penurunan lebih dari 20% dari puncaknya di posisi masing-masing US$75 dan US$85 per barel.

“Kondisi tersebut direspons cukup positif oleh pelaku pasar domestik mengingat impor minyak menjadi komponen terbesar yang menyeret defisit transaksi berjalan domestik melebar,” tambahnya.

Seiring dengan itu pelaku pasar juga masih bersandar pada kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia yang mencapai 6% serta kebijakan Sumber Daya Alam dan aturan domestic non-deliverable forward (DNDF) yang dapat mengelola pasar mata uang domestik dengan cukup baik.

Bagaimana pergerakan Rupiah hari ini. Ikuti laporannya di Bisnis.com.

08:12 WIB
Pukul 08.00 WIB: Nilai Tukar Rupiah Dibuka Terdepresiasi 20 Poin
Nilai tukar rupiah dibuka terdepresiasi 20 poin atau 0,14% di level Rp14.495 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Selasa (27/11/2018). Pergerakannya kemudian terpantau melemah 18 poin atau 0,12% ke level Rp14.493 per dolar AS pada pukul 08.10 WIB.(Jft/Bisnis0

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...