19 October 2019

Bloomberg Sebut, IHSG Ditutup Menguat 0,24%

KONFRONTASI -  -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound ke zona hijau meskipun hanya bergerak tipis pada perdagangan hari ini, Kamis (24/1/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG naik 0,05% atau 3,31 poin ke level 6.454,48 pada pukul 09.14 WIB, setelah dibuka dengan kenaikan hanya 0,087 poin di posisi 6.451,26.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.446,58 – 6.464,41. Pada perdagangan Rabu (23/1), pergerakan IHSG berakhir di zona merah dengan pelemahan 0,27% atau 17,39 poin di level 6.451,17, memutuskan reli kenaikan enam hari beruntun sebelumnya.

Lima dari sembilan sektor bergerak di zona hijau, dipimpin sektor aneka industri dan konsumer yang masing-masing naik 0,77% dan 0,49%. Empat sektor lainnya bergerak di zona merah, dipimpin finansial yang melemah 0,44%.

Simak pergerakan indeks sepanjang hari berikut ini

16:11 WIB
Pukul 16.00 WIB: IHSG Ditutup Menguat 0,24%
Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,24% atau 15,48 poin ke level 6.466,65 setelah bergerak pada kisaran 6.446,58-6.478,88.

Dari 627 saham yang diperdagangkan, sebanyak 228 saham menguat, 192 saham melemah, dan 207 saham lainnya stagnan.

15:40 WIB
Pukul 15.35 WIB: IHSG Menguat 0,25% Menjelang Akhir Perdagangan
Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,25% atau 16,40 poin ke level 6.467,57 menjelang akhir perdagangan.

13:45 WIB
Pukul 13.38 WIB: IHSG Menguat 0,27% di Awal Sesi II
Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,27% atau 17,15 poin ke level 6.468,32 di awal perdagangan sesi II.

Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.446,58-6.468,32.

12:07 WIB
Pukul 12.00 WIB: Akhir Sesi I, IHSG Naik 0,20%
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,20% atau 12,85 poin ke level 6.464,02 pada akhir sesi I perdagangan hari ini.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) yang masing-masing naik 2,45% dan 4,42% menjadi pendorong utama penguatannya.

11:33 WIB
Pukul 11.27 WIB: Jelang Akhir Sesi I, IHSG Naik 0,16%
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,16% atau 10,15 poin ke level 6.461,32 menjelang akhir sesi I perdagangan hari ini.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) yang masing-masing naik 1,83% dan 1,68% menjadi pendorong utama penguatannya.

10:08 WIB
Pukul 10.03 WIB: IHSG Naik 0,13%
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,13% atau 8,60 poin ke level 6.459,77 pada perdagangan pagi ini.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing naik 1,83% dan 0,80% menjadi pendorong utama penguatannya.

09:01 WIB
Pukul 08.55 WIB: IHSG Dibuka di Zona Hijau
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (24/1/2019), dibuka naik hanya 0,087 poin di level 6.451,26.

Pergerakan IHSG sepanjang hari ini diprediksi masih rawan koreksi pascaditutup merah dalam sesi dagang kemarin.

Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG masih rawan koreksi lanjutan dalam perdagangan hari ini, Kamis (24/01/2019).

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.439,328 hingga 6.427,486.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6473.604 hingga 6496.038. Berdasarkan indikator, MACD masih berada di area positif.

Namun demikian, Stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought atau jenuh beli. 

Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG masih bergerak tertekan dengan pergerakan moderate pada support resistance 6.416-6.500.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya INKP, WSBP, WTON, BSDE, ADHI, WIKA, CTRA.

Kepala Riset Lanjar Nafi mengatakan pergerakan IHSG secara teknikal pergerak kembali tertahan pada support MA5 sehingga konfirmasi pelemahan masih belum terlihat.

Meskipun indikator Stochastic mengkonfirmasi dead-cross dengan bergerak berindikasi keluar pada area overbought dengan bearish reversal momentum indikator RSI yang terlihat pesimistis.(Jft/Bisnis)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...