17 September 2019

Bank Nasional Kurang Peduli dengan UMKM, Kenapa?

KONFRONTASI-Kritikan tajam dilayangkan terhadap bank nasional yang enggan mengucurkan kredit kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah serta koperasi (UMKMK). Padahal, keberadaan UMKMK penting dalam pemberdayaan perekonomian masyarakat.

“Bank nasional masih enggan membangun komitmennya mengucurkan kredit kepada UMKM. Padahal membangun komitmen dan diwujudkan sangat penting karena kredit itu menyangkut hak UMKM," kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Ade Komarudin saat menerima Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) di ruang Fraksi Golkar, Gedung Nusantara I, Senayan Jakarta, Kamis (30/4).

Ade menambahkan, sektor UMKM sudah teruji kehandalannya dalam menghadapi krisis ekonomi global dan nasional yang terjadi pada tahun 1998. Sebab, UMKM tetap bertahan dan tumbuh meski dihantam krisis.

"Barangkali dunia perbankan nasional berpikir mengurus UMKM ini memusingkan. Beda dengan mengurus usaha-usaha berskala besar. Ini kan diskriminatif di bidang ekonomi namanya," kata Ade Komarudin.

Untuk merubah cara pandang perbankan nasional terhadap UMKM ini, Ade mengatakan fraksinya telah menginisiasi RUU tentang Penjaminan. "Posisi RUU tersebut saat ini sudah masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas untuk diselesaikan dalam tahun 2015 ini," pungkasnya.[mr/jpn]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...