22 April 2018

Analis Prediksi Rupiah Masih Berpotensi Melemah

KONFRONTASI -  Laju nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) masih belum menunjukkan pergerakan yang stabil. Setelah melemah di awal pekan lalu, potensi hari ini pun masih sangat mungkin kembali ke zona merah.

Mengutip Bloomberg hari ini, rupiah dibuka di level 13.504 atau menguat 14 poin dari penutupan kemarin di posisi 13.518.

Reza Priyambada, analis pasar uang Binaartha Sekuritas menegaskan, meski hari ini dibuka menguat cuma posisi ketahanan rupiah masih belum kokoh.

Apalagi adanya berita bahwa Korea Utara sedang menyiapkan rudal lainnya yang memiliki daya jelajah lebih jauh memberikan dorongan bagi JPY, sehingga laju USD kembali tertekan.

“Adanya peralihan dari USD ke JPY mestinya harus bisa dimanfaatkan oleh rupiah. Memang pagi ini terlihat rupiah masih menguat. Tapi potensi pelemahan masih mungkin terjadi,” kata dia, di Jakarta, Selasa (10/10).

Hal ini terjadi karena belum ada sentimen positif dari dalam negeri yang bisa ditanggapi poaitif oleh pelaku pasar.

“Sejumlah sentimen positif baik dari data-data ekonomi maupun pemberitaan seperti rencana kerja sama dengan Timur Tengah hingga rilis sepuluh kebijakan utama OJK terkait reformasi di industri keuangan tampaknya tidak terlalu banyak berimbas pada Rupiah,” papar dia.

Pengauatan rupiah saat ini, kata dia, lebih karena laju USD yang melemah. Dengan demikian, peluang pelemahan pun masih dimungkinkan terjadi.

“Oleh karena itu, tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat kembali menahan potensi penguatan Rupiah. Diperkirakan support rupiah akan bergerak dengan kisaran 13.525 dan resisten resisten rupiah di posisi 13.488,” tandas dia.(Jft/Aktual)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...