12 December 2019

Ada yang Tak Bangga RI Surplus Pangan, Buwas: Kalau Bisa Orang Itu Ditenggelamkan Saja

KONFRONTASI-Meskipun produksi pangan khususnya beras nasional masih naik turun, bukan berarti Indonesia tak bisa surplus pangan, peluang itu masih ada.

Surplus penting agar Indonesia tak melulu mengimpor pangan dari negara lain. Namun sayangnya, ada segelintir orang yang tak suka Indonesia surplus pangan. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan orang tersebut harus segera ditenggelamkan.

"Sebenarnya kita ini sudah surplus walaupun belum banyak tapi sudah surplus pangan. Tapi ada orang yang justru tidak bangga surplus. Kalau bisa (orang ini) ditenggelamkan," tegas pria yang akrab disapa Buwas tersebut saat meresmikan Politeknik Pertanian di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/9).

Buwas memang tak memiliki latar belakang di bidang pertanian. Tapi dia sudah mulai tertarik untuk mengetahui seluk beluk pertanian saat menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Buwas yakin, Indonesia mampu berswasembada pangan bahkan potensi panennya bisa mengalahkan China.

"China itu menanam sekali setahun, di kita sampai 2 sampai 3 kali dalam setahun. Kenapa kita kalah sama China? nah ini pasti ada yang salah," tekan Buwas. 

Buwas akhirnya sering berdiskusi dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Diskusi keduanya lebih mengarah untuk mencari penyebab dan jalan keluar agar Indonesia bisa surplus pangan.

 Akhirnya didapat sebuah kesimpulan sementara penyebab jatuhnya sektor pertanian Indonesia yaitu banyak sarjana pertanian yang memilih bekerja di luar sektor pertanian.

"Hari ini justru mulai dibangun (Politeknik Pertanian di Bogor), Pak Menteri (Amran Sulaiman) nyambung ya jadi saya yakin next ke depannya Indonesia akan jaya di pertanian, justru ini yang membuktikan ke depan," jelasnya.(mr/kumpuran)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...