16 November 2019

Tuhan, Alam Dan Manusia

Juftazani

 

 

Gemuruh badai di ruang-ruang terbuka galaksi bimasakti
Membenamkan semua yang lewat
Satelit datang lenyap ditelan “angin super dahsyat” 
Menghempaskan elemen berat 
Melemparkannya sejauh satu juta tahun cahaya
Benda-benda massif mencair dan memecah-mecah dirinya
Sebagai bahan membentuk bintang

 

 

 

Kita mengembara bersama di dunia langit
sebagian dari pengembara
Tiba-tiba mengitari mentari 
Kau tahu kestabilan bintang yang ditopang oleh gaya tekanan radiasi 
dan gravitasi? 
Energi radiasi dari proses radioaktif 
Spektrum cahaya Matahari penuh dengan Hidrogen.
Spektrum bintang sama dengan Matahari!
Matahari adalah bintang sangat dekat dengan kita
Matahari dan bintang dapat bersinar? Dari mana energinya?.
Hidrogen yang jumlahnya berlimpah di dalam Matahari 
Melangsungkan reaksi nuklir hingga milyaran tahun
reaksi nuklirlah yang membangkitkan energi Matahari

 

 

 

 

Di galaksi. Tidak ada badai Muson, badai Michelle atau topan 
Ah, aku ingin melihat Hafiz menari di depan semua bintang yang tersenyum
Berkedip dan melupakan segala huruhara badai yang mendera
Luruh bersama perjalanan ruh
O Trami, badai Trami berkekuatan 239 kilometer per jam
Bandingkan dengan badai super dahsyat 1500 km per detik?
Apa saja yang terdapat di hutan bintang ruang terbuka di luar angkasa
Akan terhempas dan melesat dalam beribu jarak kecepatan cahaya
Berapa trilyun tahun jika kita hitung dengan jarak saat kita tinggal di planet bumi?

 

 

 

Terjadi kekacauan di ruang angkasa raya 
Sesosok malaikat menunggangi kuda 
Tiba-tiba menggelombang semburan api korona 
Dari perut matahari 
Huru hara merebak di ruang angkasa diantara bintang-bintang
Tuhan, alam dan manusia dalam satu kumparan 
Tuhan ada dalam dimensinya yang abadi
Alam terkungkung dalam dimensinya yang fani
Manusia terlempar dalam kesadaran mencari 
Asal-usulnya yang kekal, suci dan sunyi 
Demi fajar yang lama pudar
Cahaya mengejar kalbu manusia yang rindu 
Menari, ingat akan diri
Metafor aslinya ada di stalagtit langit paling tinggi
Ke sanalah semua manusia pergi
Ayo, berangkatlah kini !

 

 

 

Tigaraksa, 02 November 2018

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...