29 February 2020

Soal Keraton Agung Sejagat, Mbah Mijan: Untung Bawa Isu Budaya Bukan Agama

Konfrontasi - Paranormal Mbah Mijan ikut berkomentar soal penangkapan raja dan ratu Keraton Agung Sejagat yang dinilai sesat serta melakukan penipuan.

Menurutnya, aksi yang dilakukan pelaku sangat membahayakan terutama untuk masyarakat sebagai pengikut.

Mbah Mijan merasa masih untung Keraton Agung Sejagat membawa isu budaya, bukan isu agama yang bisa membuat efek lebih menakutkan.

"Mereka sanggup merekrut ratusan pengikut, untung budaya yang dibawa, coba kalo agama, ribuan orang akan menjadi pengikutnya," komentar Mbah Mijan lewat akun Instagram miliknya, Minggu (19/1/2020).

Mbah Mijan mengaku sering memberi peringatan tentang ajaran tertentu. Sebagai sesama warga negara, menurutnya, harus saling mengingatkan agar tidak ada yang jadi korban seperti pengikut Keraton Agung Sejagat.

"Itu sebabnya saya mengambil tindakan silih lagi, asah, asih, asuh. Saling support, saling mengingatkan, saling menjaga agar tetap seimbang. Kalau semua diam, maka Ratu Eden-Ratu Eden akan bermunculan. Siapa lagi yang mengingatkan," ujarnya.

"Katakan yang benar jika itu benar, jangan ragu jangan gentar. Katakan salah kalau itu salah, jangan ragu jangan bimbang. Walaupun banyak yang mengadang," sambung Mbah Mijan.

Seperti diketahui, pihak Polda Jawa Tengah menangkap Totok Santosa dan Fanni Aminadia pada 14 Januari 2020. Mereka adalah raja dan ratu Keraton Agung Sejagat yang dinilai sesat serta melakukan penipuan terhadap pengikut.

Keduanya dijerat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana serta Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Tersangka memiliki motif untuk menarik dana dari masyarakat dengan menggunakan tipu daya. (jp/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...