26 January 2020

Seuntai Kata Untukmu, Agus Lenon!

Juftazani
 
 
Kemarin kau masih ada bersama nelayan
Memperjuangkan hak-haknya yang masih terus diabaikan
Yang tersebar di 10.666 desa pesisir pulau-pulau yang dililit kemiskinan
Di senja itu, aku melihat cahaya keemasan yang timbul di batas cakrawala
Lobster yang dibawakan untukmu masih teronggok segar
Yang dikirim nelayan dari selatan Jawa
Tapi kini aku saksikan
Surya telah mempersiapkan diri untuk tenggelam
Menjemput mesra sunyinya malam di antara ganggang dan ombak diam
 
 
Lanskap jingga terkikis perlahan
Gelap mulai membayangi senja
Namun keindahanmu takkan ada yang menggantikan
Gradasi mozaik Agus Edy Santoso bagai lukisan dari Pablo Picasso
Dari langit turun Izrail menyapa sayang untukmu
“Marilah kita pulang, saatnya kita tinggalkan bumi dan dunia
Yang tak akan pernah peduli
Pada Ilahi”
Ingat! Laailaahaillahllah
Sepanjang abad kata ini yang selalu menyelamatkan jiwa siapa saja
Dan kini kau didekap lembut Malaikat Izrail
Diiringi seratus bidadari
Untuk mengakhiri hidupmu di sini
Kembali ke rumah abadi!
 
 
 
Jabodetabek, 14 Januari 2020
 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...