17 October 2019

Sarajevo, itulah Yerusalem-nya Eropa !

Terbenam dipelukan pegunungan Alpen Dinaric yang membujur sepanjang Balkan Peninsula, mestinya kota Sarajevo dengan luas hanya seperlima Jakarta tidak banyak menarik perhatian dunia, tapi nyatanya ibukota Bosnia-Herzegovina ini malah sampai tiga kali menyedot perhatian dunia.

Pertama tahun 1914, saat putra mahkota kerajaan Austria-Hungary dibunuhditengah kota Sarajevo, kejadian inilah yang menjadi pemicu meletusnya Perang Dunia Pertama. Persis 70 tahun kemudian ketika masih tergabung dalam negara Yugoslavia, Sarajevo berkilau menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin ke XIV. Hebatnya - inilah satu2nya kota dari negara komunis yang bisa menjadi tuan rumah perhelatan akbar tingkat dunia itu.

Terakhir antara tahun 1992-1995, dunia terpukau ngeri melihat pengepungan disertai bombardemen kejam atas Sarajevo. Inilah pengepungan kota terlama dalam sejarah perang modern, dengan korban 11.000 penduduk tewas. Tapi begitu terjadi perdamaian turis langsung berdatangan ke Sarajevo, karena tertarik aspek sejarah, agama dan kultural-nya yang bernilai tinggi. Antara tahun 1995 - 2000 tercatat peningkatan kedatangan turis ke Bosnia mencapai 24 % per tahun.[/CENTER]

Negara yang dulu sering diekspos karena peperangan kini mulai menata kehidupan baru sebagai negara yang merdeka. Dibalik masa lalu yang kelam ternyata negara ini memiliki Potensi Wisata yang luar biasa. Negara pecahan Yugoslavia ini memiliki tempat wisata yang sangat menarik untuk di eksplorasi. Mulai dari wisata alam sampai wisata sejarah negeri ini, memiliki nilai yang tidak akan terlupakan bagi anda yang mengunjunginya.

Salah satunya daerah yang banyak menawarkan wisata yang eksotis adalah Sarajevo. Ibukota Bosnia Herzegovina ini berada di sebuah lembah yang dikelilingi barisan perbukitan dan pegunungan Alpen Dinaric dan terletak di sepanjang Sungai Miljacka di jantung Eropa Tenggara dan Balkan. Kehidupan dan budayanya dipengaruhi oleh dua budaya yang berbeda yakni budaya barat dan Timur Eropa. Kristen Katolik dan Protestan dibawa dan dipengaruhi oleh Eropa Barat sedangkan Eropa Timur membawa pengaruh yaitu Kristen Ortodok dan Islam.

Sarajevo juga merupakan kota di mana berbagai bangunan simbol keagamaan mulai dari Gereja Katolik, Mesjid, Synagoge dan gereja kaum Orthodox berdiri saling berdekatan. Bahkan kota ini juga pernah dijuluki sebagai Jerusalem-nya Eropa lantaran kentalnya nuansa Yahudi yang sempat mendominasi sebagian gaya bangunan di tempat ini.

Ketika berjalan di pusat kota di daerah Ferhadija, Anda bisa melewati gereja Orthodox Serbia, Kathedral bergaya majestik, sekaligus Mesjid Begova yang bergaya khas Turki. Jika melangkah lebih jauh lagi, Anda bakal tiba di Slatko Cose. Inilah tempat jajaran toko penjual penganan khas Bosnia yang sebagian besar bercita rasa manis legit, maupun cafe dan pub yang menyajikan kopi dan jajanan khas Turki.

Selain itu Sarajevo juga Kaya akan berbagai macam festival mulai dari festival Bascarcija Noce alias Bascarcija Nights yang merupakan sebuah festival musik dan tari musim panas yang diselenggarakan di pusat kota tua. Sementara di musim dingin, penyelenggaraan Sarajevo Jazz Festival dan Sarajevo Winter Festival sanggup menjadi magnet bagi pelancong mancanegara untuk berkunjung ke kota eksotis yang dikenal memiliki musim dingin cukup ekstrim ini.

Jadi jangan tunggu terlalu lama, berkunjunglah ke Sarajevo segera!!!!

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...