24 February 2020

Sampah-sampah Politik

Juftazani

 


Aku, anak lanang lahir di Situbondo
Akan kukisahkan tentang negeri Rambo
Apapun yang naik di kursi kekuasaan negeri ini
Selalu menawarkan fatamorgana
Bak surga yang di tengahnya ada kolam susu
Itu ketika habis pemilu, coba sebelum pemilu
Negeri sepertinya kacau-balau, semuanya berantakan
Sana diatur, sini diatur entah siapa yang pantas dijadikan panutan

 

Aku Agus, lahir di Situbondo, di saat rezim Soeharto baru bangun
Di bawah tindasan politik yang keras dan kejam
Sejak aku saksikan politik negeriku
Hanya tumbuh sampah-sampah politik
Bunga-bunga kemajuan begitu cepat sirna
Ah, begitu banyak pelaku Holocaust di negeri ini, apa itu holocaust?
Genosida tau..?
Jangan kalian kira pembantaian massal hanya terjadi di Kamboja, Uni Soviet,
China atau Bosnia Herzegovina
Indonesia pernah menjadi negara supertbiadab seperti negeri biadab lainnya

 

Aku tak mengira, bahwa pekerjaan Jenderal Franco yang kejam di Spanyol
Awal abad 20
Juga pernah dilakoni seorang Letnan Kolonel di sini

 

Kecurangan bukan hal istimewa, alah bisa karena biasa
Rakyat hanya tertawa sesaat
Esok sudah meringkuk dalam lukisan kekecewaan, menangis atau menahan lapar
Seperti anak-anak negeri di zaman Belanda
Setiap hari hanya mengukir luka
Dan kecurangan itu pula
Terus mewarnai negeriku
Sampai aku pergi
Dari dunia yang fani ini

 

Jabodetabek, 29 Januari 2020

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...