17 February 2020

Rizal Bawazier Didukung Anak-Anak Yatim, Siap Maju Menjadi Calon Walikota Tangsel

KONFRONTASI- Pemilihan Kepala Daerah kembali digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada 2020 ini, salah satunya adalah Pemilihan Wali Kota Tangerang Selatan (Pilwakot Tangsel). Salah satu sosok yang menyatakan keseriusannya untuk maju dalam kontestasi Pilwakot Tangsel ini adalah seorang pengusaha Rizal Bawazier.

 Rizal Bawazier Siap Maju Menjadi Calon Walikota Tangsel. 
Kehadiran sosok Rizal ini didasari pada fakta di lapangan di mana masih banyak ketimpangan serta lumpuhnya inovasi dan kosongnya konsep pembangunan dalam menggerakan roda ekonomi, yang sebenarnya dapat memacu peningkatan pendapatan masyarakat. Rizal percaya diri karena hadir dengan membawa ide-ide segar dan inovatif. 

Dalam wawancaranya dengan di Jakarta pada Selasa, (18/1/2020), Rizal Bawazier membeberkan beberapa konsep yang akan menjadi terobosan penting dan konkrit serta nyata dalam pembangunan Tangerang Selatan, baik bersifat jangka pendek maupun jangka panjang.

Pertama-tama, kata Rizal, pemimpin Tangerang Selatan harus mampu mengubah cara pandang warga negara Indonesia dan khususnya masyarakat Jabodetabek, soal image Tangerang Selatan itu.

"Harus mampu mengubah image Kota Tangerang Selatan yang selama ini dipandang sebagai kota transit menjadi sebuah kota seperti kota-kota besar," ujarnya. 

Kedua, untuk mewujudkan poin pertama yakni mengubah cara pandang soal image tersebut, Rizal ingin membangun sebuah `icon pariwisata` di Kota Tangerang Selatan. "Selama ini belum ada. Jadi kita akan berinvestasi besar-besaran dan kita akan ajak para investor dan pengusaha-pengusaha untuk memajukan Tangsel, namun saya yakin, manfaatnya pasti akan dirasakan secara luas untuk masyarakat Tangsel. Kita akan buat para pengusaha untuk tidak segan berinvestasi di Tangsel" tutur Rizal. 

Berikutnya, pemerintah Tangerang Selatan, lanjut Rizal, tentunya harus mampu membangun kepercayaan atau trust dari para pengusaha kepada pemerintah agar ingin berinvestasi di Tangerang Selatan. 

"Jika banyak pengusaha yang ingin membangun usahanya di Tangsel, lapangan pekerjaan tentunya terbuka lebar, sekaligus pendapatan daerah meningkat yang bersumber dari pajak daerah karena sumber APBD Tangsel sama dengan sebagian besar kota-kota lainnya bersumber dari pajak daerah, nah dari APBD inilah lebih banyak porsi disalurkan untuk meratakan pembangunan di Tangsel, termasuk juga untuk normalisasi sungai yang melintas di Tangsel supaya tidak terjadi banjir lagi," ungkap Rizal. 

Terakhir, pemerintah harus memiliki konsep atau sistem agar masyarakat maupun para pengusaha sadar pajak. 

“Sering saya ungkapkan, secara filosofi tidak ada orang yang rela bayar pajak karena bersifat paksaan, kalau bayar zakat atau sumbangan rohani pasti rela. Untuk itu Pemda harus hadir membangun daerahnya yang akhirnya timbul kesadaran wajib pajak untuk membayar pajak secara sukarela agar pendapatan asli daerah (PAD) semakin besar. Mereka akan merasa tidak sia-sia membayar pajak. Bukan dengan cara dikejar-kejar atau ditakut-takuti seperti halnya didaerah lain, itu salah, mereka akan lari kalau dikejar” tambah Rizal.

Pemerintah, kata Rizal, harus bisa melahirkan kesadaran para pengusaha untuk membayar pajak secara sukarela tanpa merasa terpaksa.

“Saya juga akan dekati Para Pejabat di Tangsel diluar Pemda Tangsel untuk membantu mengembangkan Tangsel dengan beberapa keringanan pajak untuk mendapatkan hasil penerimaan yang malah lebih besar, disamping juga roda perdagangan dan ekonomi di Tangsel jadi malah meningkat" tutup Rizal.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...