22 August 2019

Puisi Sefi Ariswanto (Chepy) : Seteguh Hujan dan Januari

SETEGUH HUJAN DAN JANUARI

Cahaya perak tajam,
baja menyala
Di telaga sajak,
bagai puspa bianglala
Bait-bait kian merindang,
menggapai balada purnama nan terang,
jubahi rembulan

Sebentar hujan berdandan
Walau hujan berduyun datang
Biarlah hujan berbondong menyambang
Hujan mencintai Januarinya
Jangan meresah bila purnama kabur dari pandang
Bulan tak lekang!
Bulan nyenyak tidurnya,
kidung rintik hujan menimang

Percayalah kita utuh!
Secadas raksasa guntur,
segarang perang kilat dan gelegar guruh,
segenggam baja,
seteguh hujan dan Januari

Sajak bergeming, cerita dimulai
Saat para petuah merajut kasih
Jika hampa memenjaramu,
akulah bahan bakar di jantungmu
Aku selalu di bangku depan rumah
Seperti lampu halaman
Aku akan kembali,
di setiap lagu,
di setiap tenggelamnya matahari,
menerangi!

Kebisuan di atas batu
Bibir ombak memagut silih berganti
Bait pertama terhempas namamu
Bait berikutnya terpecah bisu yang membatu
Seribu desah menggumpal jadi suara
Seribu kesah terkikis bersama prasangka
Seribu pandang dan jabat nurani,
adalah harmonisasi tatanan rima asmara,
dan rona balada harmonika dalam tatawarna kisah
Bangkit dari sajaknya, berlian kasih

Akan selalu kugenggam,
tiada untuk meretak
Secadas raksasa guntur,
segarang perang kilat dan gelegar guruh,
segenggam baja,
seteguh hujan dan Januari!

Jepara, 10 Oktober 2016

Sefi Ariswanto (Chepy) - Syafitria Ningrum.

_____________________

Sefi Ariswanto, saat ini tinggal dan berkarya di Jepara. Puisi di atas hasil kolaborasi. (WS/Kf)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...