20 September 2019

Puisi : Pulau Kecil

PULAU KECIL

 

kalau aku sedang ingin menulis puisi,
selalu wajahmu yang aku hadirkan
bukan musim semi, atau ikan salmon
aku bercebur di matamu, dan mandi
seribu cahaya matahari: kupancing
kata-kata di lidahmu dengan lidahku
tapi gigiku tidak menggigit apa pun

seketika aku ingin berlari ke lautan
menjelma sebuah pulau kecil tanpa
sebuah kapal pun tahu alamatnya
termasuk oleh rindumu: cukuplah
ombak, ikan, hari-hari 'tak bertanggal
yang menyapaku setiap paginya
dan mengucapkan selamat malam

kalau wajahmu sudah 'tak berbagi
makin ingin saja aku jadi pulau itu
bisu diserbu debur ombak lautan
tapi pohon-pohonnya, butir pasirnya
'tak henti-henti menyebut nama
tuhannya dengan diamnya

2014

- Penulis bernama lengkap Windu Mandela, bekerja di Jurnalis, saat ini bermukim di Sumendang. (War)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...