14 December 2019

Puisi-puisi Untuk Sitor Situmorang : Anggota KuSas Semarang

Konfrontasi- Hari ini publik sastra Indonesia maupun dunia berduka atas berpulangnya tokoh sastra 'Angkatan 45' Sitor Situmorang di Negeri Kincir Angin Belanda, Redaksi Konfrontasi merilis puisi-puisi khusus dalam tema mengenang penyair ' Bunga Di Atas Batu" dan "Bulan Di Atas Kuburan" Selamat Jalan Sitor Situmorang.

 

Sajak Pendek untuk Sitor Situmorang
Untuk : Fachry Ali

Oleh: Warih W Subekti

Pagi yang lembab
tiba-tiba mataku sembab

terdegar kabar kepergianmu
kita pernah ketemu bertahun lalu
walau cuma sepintas
namun bagiku sangat membekas

selamat jalan Sitor Situmorang
aku akan memungut 'Bunga Di Atas Batu"
dan kan kutaruh di nisanmu

Jakarta, 21 Desember 2014

 

Minggu Mendung

Oleh : Ribut Achwandi

minggu mendung
duka tak terbendung
kabar dari jauh berdengung
di telinga
seorang lelaki lembut
membuka pintu
perjalanan lintas dimensi
menuju rumah pulang
di haribaan-Mu

minggu mendung
lambaian tangan ku berikan
bersambut senyuman lelaki lembut

Pekalongan, 21 Desember 2014

 

Selamat Jalan

Oleh : Dewi Nurhalizah

bulan di atas kuburan
beringsut di balik kabut
misteri tak tersingkap
meski beribu jawab

bulan di atas kuburan,
pulang
mengantar jawaban

dalam senyum
pada hari yang disucikan
beriring kidung surgawi
mengalun nada kasih

malang, 122014.

 

_______________________________________

Puisi di atas ditulis oleh Warih W Subekti, Ribut Achwandi dan Dewi Nurhalizah, Anggota KuSas Semarang. (K)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...