29 January 2020

Puisi-puisi Ang Jasman : Parade Sejuta Puisi Penyair Facebook (PSPPF)

PALINGKAN WAJAHMU KEKASIH

Oleh : Ang Jasman

palingkan wajahmu kekasih, sesaat saja

 

biarlah kubawa dalam luka yang menganga kian lebar ini

tak usah senyummu itu jika kau memang tak mau

lupakah kau, kekasih, akan segulung kisah yang telah kita tapaki bersama

tapi kau memang selalu saja merasa sendiri dengan langkah-langkah kecilmu.

palingkan wajahmu kekasih, sebentar saja

 

lihatlah ke langit utara burung-burung camar pulang ke sarang

bawa cerita sepanjang hari tentang laut pada anak-anaknya

enggankah engkau membawa hatimu kepadaku, kekasih?

 

palingkan wajahmu kekasih, tataplah sejenak

 

bukankah pada mata inilah kau selalu berkaca dengan rindu-rindumu

seperti ceritamu dulu sewaktu purnama empatbelas menggantung

berselendang awan bersanggul bintang gemintang.

palingkan wajahmu kekasih, sebelum kisah ini berakhir

sementara engkau berjalan sendiri menelusuri hari-hari

sedang aku tergolek di sini dalam senyap sepi pelukan pertiwi.

palingkan wajahmu, kekasih, aku memintamu buat terakhir kali

sebelum nisan ini kering menerbangkan debu-debu.

 

ah, kekasih, tak juga kau palingkan wajahmu padaku.

Lembang, februari 2013

 

 

SAJAK BURUNG KENARI

Oleh : Ang jasman

 

Tulis untukku sebuah sajak cepatlah

Pinta seekor kenari terluka di telapak tanganku

Darah di dadanya dan kaki yang patah

Kau tak akan sempat membacanya

Jangan risaukan itu tulis saja

Katakan kepada pengurungku dan pemburuku

Aku maafkan mereka meski harus mengulang

Hidup lagi sebagai kenari

Rinduku menjadi manusia kian jauh dan panjang

Entah berapa waktu lagi perjalanan ke sana

Aku tertegun, seorang bocah berseragam liwat di sisiku

Kakinya bersijingkat sambil menyanyikan lagu sekolah

Kenari itu tak sempat mendengar suara riang itu

Dia telah kehilangan siul merdunya

Sehelai bulunya terlepas diterbangkan angin

Pengganti doa yang tak bisa diterbangkan sayapnya

Terik mentari di langit Lembang dedaunan luruh

Seperti rahmat yang menjemput

Sedang sajak belum satu kata sempat kugores.

Lembang, februari 2013

____________________________________________________________________________

Ang Jasman, aktif memposting puisi-puisinya di Jejaring Sosial Facebook dan telah menerbitkan buku puisi tunggal "Denting"  (K)

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...