14 December 2019

Puisi Nia Samsihono : Suara yang Kurindu

Setiap pagi
Aku duduk di sini
Menatap waktu yang berlari
Menatap hati yang menepi

Setiap pagi
Aku selalu sendiri
Melantunkan doa membuka surga
Menunggu suara Tuhan menyapa
Menuntunku melangkah membelah asa

Setiap pagi
Aku menatapi
Dedaunan gugur melayang-layang
Menyentuh setiap bayang
Serangga merayap di batang-batang
Menyampaikan cerita tentang moyang

Setiap pagi setelah semua itu
Kurindukan suara angin menderu
Menyampaikan hatimu rindu
Pada tatapan saling bertaut
Pada sentuhan hati biru
Bagai bunga bakung ciptakan manis
Kelopak-kelopak indah tersaji
Lalu cinta itu terpatri

Jakarta, 2014.

Nia Samsihono, Saat ini bekerja dan berkarya di Jakarta. (warche)

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...