14 December 2019

Puisi Nia Samsihono : Bulan Purnama

Antara dedaunan pinus sinarmu menerpa
Angin gunung Slamet mengusik malam pepohonan damar
Bisik-bisik ranting mencoba mencipta suara
Alam tenggelam dalam kenangan cinta

Antara semak kita bertutur sapa
Tentang rupa serangga yang merayap di sela-sela kaki kita
Lalu matamu bercahaya
Bagai purnama menyinari bentala

Kenangan itu menuntun langkah kita
Berpadu

6 November 2014.

*) Nia Samsihono, puisi-puisinya dimuat dalam beberapa Antologi, salah satunya 'Tujuh Perempuan Langit' Saat ini tinggal di Jakarta.(kf)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...