20 November 2019

Puisi Na Dhien : Malam Karam

                       Foto : Na Dhien bersama Setyo Widodo

MALAM KARAM

Malam kehilangan seduhan
Setelah dingin memenangkan sentuhan
Merebut api dari percik- percik pemantik
Secangkir kelam gigilkan angan

Lalu kaupungut selembar kabut
Dari tingkap gelap yang lembab
Kauperam dengan kidung kasih sayang
Bersama penggal-penggal kalam

Malam akhirnya karam
Pada syahdu sujudmu

Jakarta, 23 Januari 2017

________

Na Dhien, Saat ini tinggal dan berkarya di Jakarta, Buku Puisi Tunggalnya baru diterbitkan. (WS/Kf)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...