18 November 2019

Puisi : Joko Tingkir dan Penangsang

JOKO TINGKIR

Kau pernah dengar kisah tentang Joko Tingkir?
seorang pemuda desa yang akhirnya bertahta di Demak Bintara
pemuda tingkir bukan orang sembarangan seperti yang kau duga
dia masih keturunan Brahmana dan menyamar jadi rakyat jelata

maka saat usia mencukupi dan bekal hidup terpenuhi
dia tinggalkan desanya menuju Demak Bintara
dia taklukkan empat puluh buaya di Kedhung Srengenge
dan mereka menjadi bala tentara dan membantu perjuangannya mencapai
keinginannya

Kau tahu bagaimana intrik yang dia ciptakan hingga bisa masuk istana
diciptakannya keributan dengan melepas kerbau yang ditutupi lumpur
dikedua telinganya, maka terjadilah huru-hara dan sang penguasa menggelar maklumat mengadakan sayembara

Joko Tingkir yang dijuluki Mas Karebet menyelesaikan semua prahara yang terjadi dan anugerah dari sang penguasa akhirnya dia dapati
melenggang ke istana dan menjadi punggawa yang kelak akan mengantarkannya menjadi penguasa ...

Jakarta, 2014.

Penangsang

Kau pernah dengar tentang Arya Penangsang
adipati Jipang Panolan yang gagah perkasa di atas kuda
bernama Gagak Rimang
seakan aku saksikan kembali hari-hari ini, hadir dalam kehidupanku
melalui layar televisi

betapa perkasanya dia dan merasa amat digdaya
tapi itu semua membuatnya tak berdaya
dihadapan strategi Ki Jurumertani hingga dia terpedaya

syahdan diceritakan Arya Penangsang dijebak untuk menyebrang Kali Opak
dan dihadang Sutawijaya yang masih kanak-kanak
dengan sekali tusukan tombak Kyai Pleret ususnya terburai dan dia lemas terkulai

Aryo Penangsang gelap mata dan tak menganggap musuhnya apalagi Suatawijaya anak Ki Pemanahan yang masih bau kencur baginya bukan tandingnya, karenanya dia lengah dan terpedaya
Arya Penangsang akhirnya mati oleh kerisnya sendiri

Jakarta. 2014.

-Warih W Subekti, Penyair boheiman saat ini berkelana di Jakarta, menulis puisi dan diskusi. (warche)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...