22 November 2019

Puisi Ibu Uun : Tetesan Air Mata Nenek Tua

Tetesan Air Mata Nenek Tua

ketika kaki tak bisa melangkah ke baitullah
kubuka gorden jendela
aku pandangi langit tanpa bintang.

kerlap kerlip cahaya lampu yang berpendar
terangi jalan menuju masjidil haram di waktu malam.

air mataku tak hentinya menetes
aku tak bisa solat di dalamnya
berdoa di depan ka'bah yang kurindu
di karpet hijau tempat sujudku dulu.

dari sini kupandangi tempat itu
dan dari sini doa kupanjatkan
dengan kepedihan hati
kesenduan rindu
untuk dekat denganMU, di rumahMU.

jawaban tiba
ketika mentari mulai pancarkan sinarnya
ternyata ka'bah ada di depan mata
dari gorden yang terbuka
ka'bah terlihat nyata
karna kamarku menghadap ke sana

air mataku menetes lagi
inikah anugrahMu ya Robbi?

sampai lohor tiba
dan kaki renta ini bisa berjalan pula
ke baitullah.rumahMU YANG SELALU KURINDU.

23 Pebruari 2015

_____________________________________________________________

Ibu Uun, Penyair Senior tergabung dalam Group Kumandang Sastra Semarang, juga penulis cerita anak-anak (Kf)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...