21 July 2019

Penguasa Penindas Rakyat

(Tragedi Trisakti 19)
Oleh: Juftazani

malam itu beberapa mahasiwa
menyisir halaman kampus trisakti
lima selongsong peluru kaliber 5,56 mm bertebaran
di halaman kampus
peluru yang keluar dari senjata laras panjang
yang biasa diidentifikasi sebagai senjata m 16
o tuhan, apakah begini caranya aparat itu
mempertahankan ego kekuasaan segelintir orang
apa bedanya dengan belanda, jepang, portugis dan spanyol
yang pernah mengharu-biru tanah ini dengan tumpahan darah
dan airmata?


dan kini turunan penjajah itu menjelma pada partai
menjadi buldoser kekuasaan
bekerja dengan cara-cara halus dan kasar
merampok uang rakyat
keluarlah banyak nama sebagai penjajah dari birokrat
gayus tambunan, nazarudin, anggodo, albert tantular
dan gembong-gembong perampok itu masih bersembunyi
untuk selamanya mereka masih tetap ingin bersembunyi
nama-nama yang tertulis di atas hanyalah korban-korban
atau perampok (koruptor) kelas kacangan
dan perampok(koruptor) kelas naga ada dalam bungker kekuasaan
bungker itu adalah partai

bongkarlah arsitektur partai berkuasa
preteli satu persatu mulai dari penasehat, pemimpin, wakil pemimpin, bendahara
sampai ke pendukung-pendukung (sel-sel) paling halus di tingkat bawah
hampir semua mereka berotak perampok (korupsi)
mau kemana negara ini dibawa?

bangsa indonesia mau dijadikan sampah-sampah dunia
sebagai bangsa kuli
yang mengemis-ngemis pekerjaan di luar negeri
di dalam negeri mereka dimiskinkan, dimelaratkan dan dijadikan sapi-perah
penguasa-penguasa jadi perampok-perampok krah putih
inikah yang namanya indonesia?
dimana penguasanya menjadi penindas abadi
terhadap rakyatnya sendiri?

Tangerang, Indonesia menjelang malam, 21 02 2012

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...