19 November 2018

Pemprov Sumbar Gelar Festival Randai

Konfrontasi - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menggelar kegiatan Festival Randai sebagai salah satu usaha untuk melestarikan budaya daerah tersebut.

"Dengan menampilkan kesenian-kesenian itu dalam berbagai event, hendaknya mampu membangkitkan keinginan generasi muda untuk mempelajarinya," Ketua Panitia, Wismi Lusita di Padang Rabu (10/6).

Ia mengatakan kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari itu diikuti oleh 15 kabupaten atau kota di Sumbar, dimana masing-masing mengutus satu tim yang terdiri paling banyak 25 orang.

Pihaknya membatasi usia peserta maksimal 25 tahun, hal itu bertujuan agar para siswa mempelajari kesenian tersebut sebab selama ini randai itu hanya diperankan oleh orang yang tua.

Ia menilai, selama ini pemerintah di masing-masing kabupaten dan kota masih memiliki tekad yang kuat untuk melestarikan budaya daerahnya, hal ini terlihat sebagian besar mereka mengirim utusannya untuk kegiatan tersebut.

"Hanya empat daerah yang tidak mengirim utusannya, berarti pembinaan kesenian ini berjalan dengan baik," kata dia.

Menurutnya apabila kesenian tersebut tidak terus dibina, mereka tidak akan siap untuk berkompetisi.

Ia juga menginginkan para pelajar di provinsi itu mencintai Randai sebagai salah satu kesenian daerah, begitu juga dengan kebudayaan-kebuyaan lainnya.

Wismi, menyebutkan Pemprov Sumbar bertekad untuk terus menginvertarisir kesenian asli Minangkabau yang ada di masing-masing kabupaten dan kota serta mencarikan solusi untuk melesetarikannya.

Salah seorang masyarakat Padang, Yazid (28) mengatakan pemerintah setempat harus mencarikan alternatif dalam mengajarkan kesenian-kesenian tersebut kepada para pelajar agar tidak kalah saing oleh kebuyaan asing.

Ia yakin, kalau langkah tersebut menarik perhatian generasi muda mereka akan mempelajarinya sehingga kesenian itu tidak hilang di masa mendatang.(akl/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...