21 November 2019

PBNU: Janganlah Anda Naik Haji Berkali-Kali. Dikhawatirkan Sia-Sia

JAKARTA-Janganlah anda naik haji berkali-kali. Bisa-bisa tidak diridhoi Allah SWT.

Usulan Kementerian Agama yang melarang ibadah haji berkali-kali disambut gembira Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). ''Usulan itu baik bagi ummat,'' kata Sekjen PBNU Dr Marsudi Syuhud (dalam gambar bersama anak anak muda NU kultural)

Malah usulan itu lebih kuat dasar hukumnya dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal ini untuk mempersingkat antrean jemaah haji. "Usulan itu bagus, namun harus dikaji dan ada solusi yang baik untuk kepentingan umat," ujar Ketua PBNU Saifullah Yusuf, Selasa (23/9).

Menurut dia, menunaikan ibadah haji merupakan hak setiap umat dan tidak ada aturan agama yang melarang dilakukan, khususnya bagi yang sanggup dan mampu.

Mantan Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor tersebut menilai rasa toleransi dan pengertian juga harus diutamakan, sekaligus memberi kesempatan kepada umat Muslim yang belum menunaikan ibadah haji. "Memang tidak ada dalil yang mengatur berapa kali seorang umat Muslim menunaikan ibadah haji. Tapi, kali ini soal toleransi dan pemantasan masyarakat Indonesia," ujarnya.

Gus Ipul, sapaan akrabnya, meminta kepada MUI jika nantinya usulan ini dipertimbangkan dan kemudian direalisasikan, maka harus ada model yang jelas tentang aturannya, terutama haji reguler.

Modelnya, lanjut dia, antara lain tidak diizinkannya seseorang yang sudah berhaji sesuai data di kementerian, kecuali bagi petugas dan ketentuan tentang jamaah haji khusus (dulu ONH Plus). "Bayangkan, di beberapa daerah ada yang daftar tunggu hajinya hingga 15 tahun baru bisa berangkat," tutur Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut.

PBNU, kata dia, akan membahas usulan menteri agama di internal organisasi untuk selanjutnya diberikan solusi lebih baik. (ANT)

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...