8 April 2020

Patrick Modiano Penulis Novel Sejarah asal Prancis Sabet Hadiah Nobel

KONFRONTASI -  Patrick Modiano, seorang penulis novel sejarah asal Prancis, diumumkan juri Komite Nobel dari institusi Royal Swedish Academy of Sciences pada Kamis (9/10) telah berhasil meraih anugerah Nobel bidang sastra untuk tahun ini.

Menurut juri Komite Nobel penganugerahan Nobel bagi Modiano diberikan sebagai penghargaan atas karya tulisnya yang telah berhasil memberi kenangan amat menggugah dalam menjelaskan kerumitan takdir umat manusia dan secara rinci berhasil menangkap esensi kehidupan rakyat jelata saat terjadi pendudukan tentara Nazi pada periode 1940 hingga 1944.

“Dia adalah sosok yang telah menulis banyak buku yang amat mengena setiap sanubari pembacanya karena menuliskan tentang kenangan, jati diri, dan aspirasi,” kata Sekretariat Permanen institusi Royal Swedish Academy of Sciences, Peter Englund, saat konferensi pers. “Anda sekalian bisa menyetarakannya dengan Marcel Proust,” tambah Englund.

Marcel Proust adalah seorang cendekiawan, novelis, eseis, dan kritikus Prancis yang namanya amat dikenal sebagai penulis karya tulis fiksi monumental abad ke-20 berjudul Mencari Waktu yang Hilang (A la recherche du temps perdu).

Novelis Ternama

Hingga saat ini, ada sekitar 30 karya tulis Modiano termasuk dua karya yang terkenal lainnya berjudul A Trace of Malice dan Honeymoon. Karya tulis terakhir Modiano yaitu sebuah novel berjudul Pour que tu ne te perdes pas dans le quartier (So you dont get lost in the neighbourhood). Hampir semua karya tulis Modiano berkutat mengenai kenangan sejarah yang amat pahit yang pernah didengarnya saat belia dari kerabat dekatnya ketika terjadi pendudukan Nazi di Prancis.

 Di Prancis, nama Modiano sudah lama dikenal sebagai penulis terkemuka yang pernah pula menerima anugerah tertinggi karya sastra Prancis, Goncourt.

Pada umur 22 tahun, Modiano menulis novel pertamanya berjudul La place de letoile (The Stars Place). Namun, baru pada 1972, Modiano untuk pertama kalinya meraih anugerah utama bidang sastra dari French Academy atas karya novelnya yang berjudul Ring Roads yang kemudian pada 1978 meraih anugerah Goncourt untuk karya tulis berjudul Missing Person.

Karena pengabdiannya sebagai seorang penulis pada 1996, ia mendapat anugerah utama sastra nasional.(Juft/Kor-Jak)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...