23 August 2019

Mikroseismik - Puisi

Juftazani

 

gelombang-gelombang seismik
bergetar dan mendengung setiap saat
mengirimkan cahaya-cahaya dari kursi kebesarannya
dan bumi mendenging seakan menangis
tangis dalam ingatan akan cinta dan kebesarannya

 

getaran-getaran dalam frekuensi sangat rendah
menderu dalam kehebatan cahaya yang menerpa
dari gugusan-gugusan galaksi
datang bergelombang setiap detik,
setiap denyut jantung manusia yang selalu lupa
akan cintanya

 

gelombang-gelombang seismik
mendorong lampu-lampu lentera dalam jiwa manusia
bersinar terang benderang
seperti manusia yang selalu merapatkan jiwanya
ke pusat cahaya
di atas segala galaksi
saat pagi mengantarkan cahaya mentari
mengungkap penanda kebenarannya
saat wahyu yang suci dan tinggi
lewat konsistensi ilmu-pengetahuan dan teknologi
teleskop hubble menyoroti kebesaran cahaya
dari keluasan gugusan jutaan galaksi yang bertebaran
di alam semesta

 

wahai cahaya yang diperas lewat teknologi ‘chip’
dari cahaya atas segala cahaya
kemana kalian akan kembali?

 

 

 

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...