22 September 2019

Lagu "Bangun Pemuda Pemudi Indonesia" Kobarkan Semangat Pelajar Indonesia di Inggris

Konfrontasi - Lagu "Bangun Pemuda Pemudi Indonesia"diiringi musik angklung dari Kelompok Angklung Sheffield berhasil membangkitkan semangat pelajar Indonesia menyambut hari Kebangkitan Nasional 28 Oktober di Inggris.

Peringatan yang dikemas dalam acara "Gala Culture Night" yang diadakan dalam rangkaian temu ilmiah pelajar Indonesia yang dikenal dengan "Indonesian Scholars International Convention" (ISIC) di Gedung St Hilda's College, Oxford, Inggris, akhir pekan.

Penampilan kesenian Indonesia berupa tari tarian dan musik angklung yang dimainkan pelajar Indonesia di Inggris menghibur sekitar 200 penonton termasuk Dubes RI untuk Kerajaan Inggris dan Republik Irlandia Hamzah Thayeb, Kepala perwakilan Bank Indonesia Rizal A Djaafara dan Perwakilan Garuda di Inggris Jubi Prasetyo dan peserta kompetisi debat yang sebagian besar pelajar Inggris.

Penanggung jawab acara malam budaya Kristina Dewi Paramita kepada Antara London mengatakan seluruh pengisi acara malam budaya adalah pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Kerajaan Inggris dengan menampilkan tari Pendet yang dibawakan Diana Farisah Rahman, pelajar Universitas Birmingham dan tari tradisional dari Jogjakarta Sari Sumekar yang dibawakan Dila Maghrifani dari Universitas Sheffield.

 Selain itu, juga tampil menghibur peserta temu ilmiah pelajar Indonesia di Inggris yang digelar untuk ke 14 kalinya Grup Musik Musarc yang terdiri dari Trio berbagai bangsa yang terdiri dari Maude Pinet dari Perancis, Jeremy dari Irlandia dan Rebekka dari Jerman yang melantunkan lagu Indonesia kontemporer, seperti Bengawan Solo, Tantang Tirani dan lagu Berjalan Lebih Jauh dari musisi duo dari Bandung, yaitu Banda Neira yang mendapat sambutan meriah.

Sementara kelompok musik Angklung Indonesia Society of Sheffield yang dipimpin Dita Sardjono selain melantunkan lagu Bangun Pemuda Pemudi Indonesia membangkitkan semangat pelajar Indonesia di Inggris juga musik dari thema Film Star War, Mission Impossible dan We are the Champion dari grup musik Inggris Queen.

Sebelum nya dua mahasiswa master Maulana Akbar dan Ayesha Chairannisa Ichsan dengan permainan biola nya penampilkan lagu tradisional dari Jawa Barat.

Puncak malam budaya Indonesia tampil penyanyi Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Universitas Oxford, Maudy Ayunda yang melantunkan lagu yang ditulisnya sendiri yang tengah galau hidup di Inggris, yang berjudul "Conversations".

 Maudy Ayunda yang belajar ilmu filosofi, politik dan ekonomi di Universitas Oxford yang bermain dalam film Sang Pemimpi dan Perahu Kertas juga aktif dalam Komunitas pemuda di Indonesia.

 Maudy mengakui, ia senang dan bangga bisa ikut meramaikan acara malam budaya Indonesia dalam rangkaian pertemuan ilmiah pelajar Indonesia yang didukung Organisasi Ikatan Ilmiah Indonesian I-4 juga dihadiri Ketua Ikatan Ilmuwan Internasional Indonesia-I4- Dr Dessy Irawati melantunkan lagu Perahu Kertas dan lagu penyanyi Inggris Sam Smith yang berjudul Stay with Me. "Saya senang bisa tampil di dalam acara yang diadakan para pelajar Indonesia yang ada di Inggris," ujar Maudy Ayunda menambahkan bahwa senang tampil di lingkungan kampusnya St Hilda's Collage. Maudy yang juga menampilkan lagu dari penyanyi favoritnya Sam Smith yang berjudul Stay with Me, berencana ingin menyaksikan pertunjukkan Sam Smith di London.

Dalam acara Gala Culture Night juga diumumkan lomba fotogarfi yang bertema "Indonesia in Prospectives", dalam tiga katagori yaitu 'Indonesian Here and There", "Indonesian People Then and Now" dan "Red and White" yang diikuti oleh 967 karya foto dari seluruh Indonesia dengan juri dari Royal Photographic Society (RPS). (rol/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...