24 November 2017

Kini Kau Menangis, Bung!

OLEH: HANIF KRISTIANTO

Radio-radio menyiarkan
Kobaran pekik takbir
Allahu Akbar....
Allahu Akbar....
Pidato Bung Tomo melengking di langit

Dulu kau bangga, bung!
Perjuangan pahlawan radikal
Berhasil melawan dan melepaskan dari penjajahan

Kini generasi milenial
Menjual negeri dengan nakal
Tanah yang dipijak
Sudah dikuasai pemodal
Air di tanah sudah diambil paksa
Kekayaan alam Indonesia
Begitu mudah dijual bebasnya

Rakyat kami di bawah sejahtera
Terus dipaksa setor upeti atas nama kewajibannya
Hingga kami tak bisa tenang
Hidup penuh kerisauan

Dulu kau bangga, bung!
Resolusi jihad menyeru
Hiruk pikuk anak bangsa mengorbankan jiwa
Berangkat menenteng senjata
Usir penjajah dan pukul mundurnya
Hidup mulia merdeka
Atau mati syahid jiwa

Kini kau menangis, bung!
Resolusi itu berubah seruan jahat
Sesama anak bangsa berpecah belah
Klaim kebenaran sepihak seolah cinta negara
Fitnah merajalela
Anak bangsa tak tahu lagi musuh sejatinya

Dulu kau bangga, bung!
Bersatu anak bangsa
Melawan musuh penjajah nyata
Angkat senjata dan menang merdeka

Kini kau menangis, bung!
Penjajah berganti wajah
Duduk di kursi kuasa
Korupsi tugasnya
Konspirasi bersama pengusaha
Rakyat dijadikan papa

Kini kau menangis, bung!
Mesin perusak kapitalisme meraung-raung
Kebebasan bertindak tak berujung
Mengurusi negara tak lagi berdaya

Tak peduli....
Tak mau tahu....
Bukan urusan....
Generasi menial jadi pelupa

Hapus air matamu, bung!
Karena ini bukan hari berkabung
Kecuali berkabung
Atas akhir Indonesia
Yang sudah dekat masanya

Sejenak mengheningkan cipta
________
#pahlawanku
#haripahlawan
#yukhijrah
#perjuangan
#10nopember
#areksurabaya
#puisiindonesia
#sastranusantara
#sastraindonesia
#nafikids

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...