21 September 2019

KEMARAHAN SEORANG HARIMAN (6

Juftazani

 

 

Hariman itulah otak kerusuhan !!!
Tuding sebuah tangan menuju ke arah ketua Dewan Mahasiswa Universitas Indonesia itu
Hariman tolak keras tunjuk jari usai seorang jenderal siluman melempar batu di Senen,
Salemba, sampai ke Kyai Tapa
Dan bandit-bandit politik semakin panik, gusar dan kehilangan nyali
Tiba-tiba di panggung digelar konser dangdut, artisnya bernyanyi riuh:
“Kau yang mulai, kau yang mengakhiri”
Dan artis itu mengakhiri konsernya dengan satu syair: Cukup sekali aku merasa
Kegagalan strategi”
Para penonton menyahuti dengan satu syair lagi:
“Kau yang berjanji kau yang mengingkari”
Oh, bandit-bandit telah kelihatan hidung belangnya
Dan Siapa yang disebut sebagai penyebab dalam kerusuhan Malari?
Seorang anak SD kelas 3, sedang membaca buku: Mengenang Malari,
Saat Mahasiswa Melawan Rencana Investasi Soeharto” 
dengan penuh konsentrasi 

 

 

Malari adalah puncak dari letusan gerakan kritis gunung Krakatau
Yang memindahkan dirinya dari selat Sunda ke kota Jakarta
Pecahlah gelegar tsunami 1883 ke 1974
Konsep penjajahan Belanda yang menindas
Dilawan letusan Krakatau yang hebat
Konsep pembangunan pemerintah Orde Baru yang mengundang kolonial ekonomi
Ditentang ledakan keras Letusan Malari 1974
Kebijakan Orde Baru kian liberal yang membiarkan investasi asing
Memeluk ibu pertiwi dan investasi asing mengalir deras ke Indonesia
Ibu pertiwi ‘ngap-ngapan’ dipreteli seluruh kekayaannya
Oleh monyet-monyet luar negeri
Tak sudi dirayu-biru oleh para bandit asing dan dalam negeri
Hariman maju dengan satu lompatan harimau menerjang Kakuei Tanaka
Atau siapa saja yang coba menghisap tanah air Indonesia yang bakal jaya
Selamat pagi Indonesia
Selamat berpesta pora bandit-bandit siluman
Selamat tersungkur sebentar lagi, di saat harimau nusantara mengaum
Dan menerjang dengan ganas penuh keberanian yang tak pernah kalian duga !!!

 

 

Tangerang, 20 Februari 2019

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...