17 October 2019

Kampanye Hidup Sehat, Indobarian Jungkir-Balik di Car Free Day

KONFRONTASI - Sekira 10 orang tampak berjalan merangkak di depan menara BCA, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Tak hanya itu, kedua kaki mereka juga diangkat oleh 10 kawan lainnya dan bergerak sejauh lima meter. Selanjutnya, mereka melakukan teknik tersebut secara bergantian diiringi lantunan musik R&B.

Pantauan Okezone, gerakan-gerakan tersebut cukup menarik beberapa pengunjung hari bebas kendaraan atau Car Free Day (CFD) di sekitar Bundaran HI untuk berhenti dan melihat latihan yang unik tersebut. Bahkan, mereka juga melakukan teknik jungkir-balik di atas aspal.

"Kami Indobarian, Indonesia Bar Training Methode," ujar Rizal (29), salah satu peserta kepada Okezone, Minggu (16/8/2015).

Pemuda berbadan atletis itu mengaku, ia lebih percaya diri setelah bergabung dengan kominitas Indobarian sejak Januari 2015. Dalam latihan, komunitas Indobarian, lanjut Rizal, memadupadankan gerakan yoga, pakur, priletik, serta keseimbangan.

"Kadang menggunakan alat bantu besi untuk menghasilkan badan yang atletis dan sehat," imbuhnya.

Lain halnya Rani (38), sebagai karyawan perusahaan, ia mengaku perlu olahraga yang cukup demi menjaga kesehatannya. Sebab itu, ia lantas bergabung dengan komunitas Indobarian sejak awal 2014. "Saya dapat manfaat, seperti lebih membuka diri sama lingkungan, jadi tidak selalu berpikir negatif juga," bebernya.

Rani menambahkan, selama latihan, terdapat beragam teknik yang digunakan. Mulai dari melatih kelenturan, pembentukan tulang serta membentuk tubuh yang atletis. "Kita tidak pakai suplemen, murni latihan," terangnya.

Dalam sepekan, komunitas Indobarian biasa berlatih di pintu VI Gelora Bung Karno. Namun, khusus hari Minggu, mereka menggunakan momen hari bebas kendaraan di sepanjang jalan MH Thamrin atau Jalan Sudirman. "Tujuan kita kemari, menarik minat warga untuk berolahraga, biasanya di pintu VI GBK. Latihan di sini untuk mengenalkan komunitas dan olahraga yang benar," imbuhnya.

Saat ini, Rani mengklaim anggota komunitasnya sebanyak 1.000 orang. Meski demikian, tidak semuanya sering datang latihan. Mereka pun tidak memaksa tiap anggota untuk datang berlatih serta menarik pungutan.

"Di medsos 1000, tapi setiap latihan, Selasa dan Kamis sekira 200, kalau duit, ya tidak ada kita maksa, paling cuma iuran," pungkasnya.(Juft/Ok-Z)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...