20 May 2019

Kabupaten Landak Gelar Upacara "Naik Dango" ke-XXX

Konfrontasi - Upacara "Naik Dango" ke-XXX tahun 2015 di Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat akan digelar pada 27 April di Rumah Radakng Aya', kata Sekretaris Daerah Landak, Ludis.

"Tahun ini pelaksanaan 'Naik Dango' dimulai tanggal 26 hingga 29 April. Untuk acara pembukaan 27 April," kata Ludis saat dihubungi di Ngabang, Kamis (19/3).

Menurut Ludis yang juga Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Landak, pelaksanaan gawe "Naik Dango" dilaksanakan secara bergiliran di setiap kecamatan.

"Tapi tahun ini untuk Kabupaten Landak di pusatkan di Ngabang, kalau di Kabupaten Mempawah sering dilaksanakan di Kecamatan Anjongan," ungkapnya.

Adapun tema tahun ini, "Naik Dango merupakan sarana untuk melestarikan nilai seni dan budaya Dayak".

"Kami merencanakan akan mengundang tamu dari Sarawak, Brunai Darussalam, Kementerian Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ujar dia.

Ia berharap pelaksanaan "Naik Dango" kali ini semakin lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. "Karena selama ini dilaksanakan di kecamatan selalu ada kendala sarana dan prasarana yang tidak mendukung. Personel pendukung juga terbatas, makanya tahun ini, diharapkan lebih baik lagi," ujarnya.

Menurut dia peserta "Naik Dango" semakin hari semakin ramai, sehingga kalau diselenggarakan di tingkat kecamatan tentu sulit. Terutama penginapan para tamu, tempat mandi juga agak sulit. Namun kalau di Ngabang, rumah adatnya sudah ada, dan penginapan tamu juga tersedia.

"Oleh karena itu, maka dipusatkan di Ngabang. Karena bagaimana mau mengundang tamu luar, kalau masih serba kekurangan, tentu akan sulit," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Landak, Lukas Kanoh menambahkan, selama ini pelaksanaan "Naik Dango" sudah baik, dan agar lebih baik lagi, maka digelar di Ngabang.

Ia berharap, semua kecamatan yang hadir bisa mengikuti semua kegiatan, terutama untuk stan pameran. "Karena 'Naik Dango' ini merupakan acara untuk melestarikan nilai seni dan budaya Dayak, katanya.(akl/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Minggu, 19 May 2019 - 20:59
Minggu, 19 May 2019 - 20:58
Minggu, 19 May 2019 - 20:55
Minggu, 19 May 2019 - 20:51
Minggu, 19 May 2019 - 20:42
Minggu, 19 May 2019 - 20:35
Minggu, 19 May 2019 - 20:28
Minggu, 19 May 2019 - 20:24
Minggu, 19 May 2019 - 20:21
Minggu, 19 May 2019 - 20:12
Minggu, 19 May 2019 - 20:05
Minggu, 19 May 2019 - 19:54