22 September 2019

Ibu Tak Lagi Bernyanyi

Oleh: Denny JA

Hampir setiap pagi,
Kala matahari bernyanyi bawa fajar
Ketika burung bernyanyi mengantar hari,
Ibu juga bernyanyi.

Dengan nada, aku diajar membaca.
Dengan musik, aku diajar cinta
Akupun tumbuh 
Diasuh oleh melodi.

Aku ikut bernyanyi bersama Ibu.
Ibu bersenandung,
Aku mainkan gitar.

Tapi sejak hari itu,
Matahari tetap bernyanyi,
Burung tetap bernyanyi,
ibu tak lagi bernyanyi.
Gitar teteskan air mata.

Kugali seribu cara.
kudatangkan banyak tabib
Ibu tetap tak bernyanyi.
Setahun sudah.

Aku harus berkelana
Mencari penawar.
Demikian Darta mengawali petualangan.
Mencari obat agar Ibu kembali bernyanyi.

-000-

Lima tahun pertama 
Darta ke Utara
Mencari penawar pada ilmu pengetahuan.
Mempelajari rahasia alam
Menguji  aneka formula

Pulang ke rumah
Dicoba formula satu per satu
Ibu tetap tak bernyanyi

Lima tahun kedua
Darta ke selatan
Mendalami aneka agama
Menelusuri berbagai aliran
Oh gaibnya rahasia semesta

Mudik ke rumah
Dicobanya aneka mantera
Melakukan ritual yang benar
Tapi ibu tetap tak bernyanyi

Lima tahun ketiga
Darta hanya  di rumah
Hanya bertiga di sana:
Ibu, Darta dan Cinta.
Tetap Ibu tak bernyanyi.

Namun lahir kesadaran baru
Alam mempergilirkan.
Kini telah datang itu era:
Era ibu tak lagi bernyanyi.
Terimalah penuh.

Dari puncak pengalaman
Datang puncak kearifan:
Darta sampai di sana
Itulah singgasana.
Penduduknya hanya satu:
KeIkhlasan menerima.*

Des 2017

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...