15 November 2019

Hutan Kita Dibakar

Hutan kita dibakar tangan-tangan yang kebal hukum
Tak akan terlihat oleh mata telanjang
Bahkan dengan alat mikroskop tercanggihpun, para pembakar hutan tak akan kelihatan
Di Perancis hutan terbakar karena kecelakaan
Di Amerika karena kutukan
Di Indonesia, hutan dibakar dengan penuh kesengajaan
Pembakar-pembakar hutan itu tak terjamah tangan hukum
Karena kekuasaan melindungi
Titik-titik api sengaja dibuat
Biar hutan-hutan Sumatera dan Kalimantan cepat dibabat
Para investor lapar menguasai lahan seluas-luasnya
Menanamnya dengan tanaman sawit
Untuk mendapat keuntungan sebesar-besarnya
Tidak tahu tanah rakyat juga mereka lahap dengan memanipulasi kebakaran hutan
Alasan dan alasan terus ditulis di koran, hutan yang terbakar tanah negara
Untuk menghalalkan pencarian laba
Mencari keuntungan dengan segala cara
Tanah negara berada di bawah kuasa perusahaan kapitalis besar
Bagi kapitalisme neo-liberal, tidak ada yang haram
Merampok tanah rakyat halal, memanipulasi tanah negara halal, memperluas kekuasaan
Dengan menguasai lahan adalah super halal
Hutan kita dibakar
Setiap tahun para taipan lapar tak pernah absen dalam “time schedule” pembakaran hutan
Telah banyak kedaulatan rakyat bertumbangan
Tapi jeritan rakyat tinggal hanya asap dan jelaga yang berterbangan

 

Jakarta, 8 Oktober 2019

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Oleh: Juftazani, penyair, penulis novel "De Atjeh Oorlog", alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...