5 December 2019

Festival Danau Sentani Digelar 19-23 Juni di Kawasan Wisata Khalkote

KONFRONTASI - Festival Danau Sentani (FDS) Jayapura Papua merupakan perhelatan seni budaya dan promosi wisata. Event ini diselenggarakan sejak tahun 2008, untuk tahun ini FDS akan digelar pada 19-23 Juni 2015 di Kawasan Wisata Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

“Penyelenggaraan FDS menjadi sarana penting dalam melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai seni budaya dan kreativitas masyarakat yang ada di sekitar Danau Sentani sekaligus menjadi daya tarik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnus) ke Jayapura maupun Indonesia pada umumnya. Kementerian Pariwisata akan membantu mempromosikan FDS dalam branding Wonderful Indonesia maupun Pesona Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya dalam jumpa FDS 2015 di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kemenpar.

Penyelenggaraan FDS 2015 dengan mengangkat tema “Budayaku Sejahteraku” (My Culture My Prosperous) merupakan ekspresi dari kecintaan terhadap sesama manusia melalui penguatan karakter budaya yang diimplementasikan dalam norma kehidupan yang damai.

“Indeks daya saing harga pariwisata kita naik dari ranking 9 menjadi ranking 3, begitu pula indeks infrastruktur seperti air transport infrastructure berada di ranking 39 dari posisi 54, sedangkan index cultural resources and business travel meningkat dari posisi 38 menjadi 25,” ujar Arief Yahya.

Sementara itu , Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengungkapkan, FDS 2015 akan diikuti 100 grup tari terdiri dari 24 grup Ondoafi (4 distrik) di sekitar Danau Sentani, 15 grup distrik di lingkup Kab. Jayapura, 30 grup dari luar Kab. Jayapura, 15 grup dari Kota Jayapura dan 16 grup dari kelompok Paguyuban. Selain Kabupaten dan Kota Jayapura akan ikut berpartisipasi dalam FDS 2015 Kabupaten Boven Digul, Kabupaten Asmat, Kabupaten Memberamo Raya, Kabupaten Yalimo dan Kabupaten Sarmi.

"Dalam FDS nanti akan dimunculkan Tifa sebagai atribut besaran dari ondofolo dan dimainkan saat sukacita dan dukacita. Temanya adalah 'Budayaku Sejahteraku'. Juga ada pawai budaya yang diikuti warga kampung, pertunjukkan seni, adapula cerita rakyat, lalu ada juga tari-tarian, pameran benda budaya, kuliner, serta produk ekonomi lokal," tutur Mathius. (Juft/PR)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...