29 May 2017

Festival Bambu Nusantara Diikuti Ratusan Seniman

KONFRONTASI-Festival Bambu Nusantara di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, 15-16 Mei 2014 diikuti 815 seniman yang menggunakan bambu sebagai alat musiknya.

"Para seniman itu, seperti Ita Purnamasari dan pemenang Indonesi Mencari Bakat Putri Ayu yang tampil dengan iringan musik berbahan dari berbagai jenis bambu," kata Dwiki Dharmawan, salah satu penggagas "Bambu Nusantara World Music Festival", di Pringsewu, Kamis (15/5) malam.

Menurutnya, kegiatan ini memasuki tahun ke-8 dengan tujuan untuk meningkatkan potensi budaya khususnya sebagai upaya menjaga kelestarian budaya Indonesia.

Selain menunjang ketahanan budaya, ia melanjutkan, kegiatan itu dilaksanakan untuk meningkatkan potensi ekonomi kreatif yang mungkin dikembangkan sehingga bisa menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kilas balik dari beberapa kegiatan festival bambu Nusantara mulai dari yang pertama hingga ke tujuh, seluruhnya memiliki sasaran untuk mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk lebih atraktif dalam berkreasi, namun tidak melepaskan kebudayaan asli Indonesia," ujar dia lagi.

Dia menyebutkan, modernisasi selama ini sudah semakin besar menggerus kebudayaan nasional yang berpengaruh bagi generasi muda terutama mengenai kebudayaan asli yang memang sudah sejak lama tidak diperkenalkan lagi.

"Saya yakin kegiatan ini dapat menunjang peningkatan ekonomi kreatif serta mempertahankan ketahanan budaya, karena festival atau show musisi bambu sasarannya adalah generasi muda," kata dia pula.

Dadang Djauhari, Republik Entertainment, selaku penyelenggara menyatakan hal yang sama dengan sasaran kegiatan adalah generasi muda.

"Berbagai jenis musik, seperti jazz, pop, dangdut pun ikut tampil dengan iringan peralatan musik dari jenis bambu," ujarnya.

Ia juga menyebutkan, perbedaan dengan perhelatan yang perdana sebelumnya memang banyak generasi tua. Namun, selanjutnya lebih mengarah generasi muda agar dapat menunjang upaya mengembangkan ketahanan budaya.

Bahkan untuk peserta selain dari Kabupaten Pringsewu atau Provinsi Lampung, beberapa provinsi seperti Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan lainnya ikut memeriahkan festival musik bambu Nusantara.

Sekdakab Pringsewu Idrus Efendi berharap Festival Bambu Nusantara ini mulai saat ini dan seterusnya diharapkan dapat terus dilaksanakan di Kabupaten Pringsewu sebagai sarana destinasi baru tentang ketahanan budaya.

"Apalagi Pemkab Pringsewu juga turut mengedepankan pembangunan yang berkaitan dengan ketahanan budaya," kata dia.

Ia berharap kegiatan berskala nasional ini tetap akan dilaksanakan seterusnya di Kabupaten Pringsewu, sehingga dapat menunjang peningkatan kesejateraan masyarakat khususnya dan umumnya Provinsi Lampung.

"Adanya berbagai kegiatan yang berskala nasional ini juga menunjang pembangunan perekonomian masyarakat, bahkan tahun ini akan dibangun sebanyak tiga unit hotel atau penginapan yang menandakan berkembang potensi perekonomian di kabupaten ini," kata dia.

Festival Bambu Nusantara atau World Musik Bambu Nusantara Festival dilaksanakan di kompleks perkantoran Pemkab Pringsewu selama dua hari 15-16 Mei 2014. (mf/ant)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



News Feed

loading...

Baca juga


Loading...