15 October 2019

Eksotika Rempah dalam Ragam Seni Visual

KONFRONTASI-Indonesia sebagai negeri yang kaya rempah-rempah direspon dengan baik oleh sejumlah seniman rupa. Kolaborasi kreativitas karya seni mulai dari kriya tekstil, hantaran, aksesoris, fotografi, seni grafis, dan seni lukis, seni visual dan musik instalasi berpadu secara apik sehingga menghasilkan suguhan pameran seni rupa yang tidak biasa.

Demikian kesan spektakuler yang muncul dalam Pameran Visual bertajuk “Eksotika Rempah: Aroma dan Cinta” di Museum Tekstil, Jakarta, yang berlangsung 10-24 Mei 2017. Dalam pembukaan pameran hadirin pun disuguhkan fashion show pakaian dengan tenun-tenun dari berbagai daerah Indonesia, juga minuman rempah-rempah khas Indonesia. Di ruang-ruang pameran, para tamu bisa memanjakan hidungnya dengan mencium aroma rempah-rempah dari berbagai sudut.

Pameran yang dirancang oleh Jakarta Art Forum (JAF) dan didukung oleh Komunitas Cinta Berkain (KCB) ini menampilkan sejumlah seniman rupa, yakni: Syis Paindow, Astri Damayanti, Dhyani Hendranto, Lateevhaq, Lucky Wijayanti, Ray Bachtiar, Rotua Magdalena Pardede, Tan Maidil,  Tomy Faisal Alim, dan Ve Dhanito.

Dalam sambutannya mewakili Jakarta Art Forum, Tomi Faisal Alim mengatakan bahwa pesona rempah di Indonesia akan tetap dikenang oleh dunia internasional, bahkan di era multikultur ini kosmologi rempah menjadi warisan tradisi yang bisa memberi inspirasi bagi peradaban nusantara. Ekspresi visual yang berakar pada tradisi ini akan membantu Indonesia menjawab tantangan-tantangan modernitas,” ujar Tomi.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...