25 January 2020

DPRD Sumenep Dukung Pengratisan Pelajar Masuk Museum

Konfrontasi - Anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Abrari, mendukung penggratisan biaya retribusi masuk museum daerah bagi kalangan pelajar setempat.

"Seharusnya kebijakan itu diterapkan sejak dulu untuk menggugah dan meningkatkan animo kalangan pelajar atau generasi muda penerus bangsa mengunjungi museum daerah supaya mereka kenal dan paham sejarah daerahnya," ujarnya di Sumenep, Kamis (16/4).

Sebelumnya, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Sumenep berencana menggratiskan kalangan pelajar setempat dari biaya retribusi ketika mengunjungi museum daerah.

Selama ini, retribusi Museum Daerah Sumenep sebesar Rp2.000 per pengunjung dan rencana menggratiskan kalangan pelajar dari biaya retribusi ketika mengunjungi museum daerah itu akan direalisasikan pada pertengahan tahun ini.

"Kami mengapresiasi positif rencana tersebut. Makin cepat direalisasikan, makin bagus. Namun, kami berharap kepada pimpinan Disbudparpora Sumenep sebagai pihak yang mengelola dan bertanggung jawab atas museum daerah supaya bisa menambah koleksi kesejarahan Sumenep," kata Abrari, menambahkan.

Ia menilai penggratisan biaya retribusi bagi kalangan pelajar tanpa adanya penambahan referensi kesejarahan di museum daerah, hanya akan berdampak formalitas.

Padahal, semangat atau substansi dari rencana penggratisan itu adalah kalangan pelajar mengetahui dan memahami sejarah daerah dan selanjutnya mencintai daerahnya.

"Artinya, melalui kunjungan ke museum daerah, kalangan pelajar harus mendapat tambahan ilmu sekaligus memiliki kebanggaan terhadap daerahnya," ucapnya, menerangkan.

Abrari yang Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumenep itu juga mengemukakan, secara umum, kalangan pelajar saat ini adalah generasi digital yang suka dengan segala sesuatu yang serba audio visual.

"Di Kabupaten Purwakarta (Jawa Barat) terdapat museum arsip dengan teknologi digital dan pengunjung bisa mengetahui sejarah daerah tersebut melalui transkrip digital. Model seperti itu tentunya akan bisa lebih diterima oleh kalangan pelajar dan kunjungan ke museum daerah akan terasa lebih 'gaul'," katanya, sambil tersenyum.

Museum Daerah Sumenep di Kecamatan Kota adalah salah satu lokasi wisata setempat yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, termasuk pelajar pada masa libur sekolah.

Setiap pengunjung museum daerah akan didampingi staf Disbudparpora sebagai pemandu, karena para pengunjung nantinya bakal dipersilakan untuk melihat koleksi benda-benda bersejarah lainnya di museum daerah II, Pendapa Agung, dan "Taman Sare" (pemandian putri), yang berada di area dalam kawasan Keraton Sumenep. (rol/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...