23 May 2019

Dizalimi dan Dicurangi Brutal, Prabowo Tetap Menang

KONFRONTASI – Secara moral-etis, Prabowo Subianto tetap menang meski terus dizalimi dan dicurangi secara brutal. Moralitas nya sebagai pemimpin teruji dan terbukti, dengan tenang dan damai  Prabowo meminta para pendukungnya berbuat kebaikan.  Prabowo meminta masyarakat  dengan sabar dan damai untuk mewaspadai, bertindak dan melaporkan kecurangan brutal  oleh oknum  KPU , Bawaslu, aparat  dan petugas  baik itu polisi, camat,lurah/kepala desa dan semua pelaku curang, yang  telah menodai demokrasi dan mempermalukan bangsa Indonesia di mata dunia internasional.  Kemenangan sudah di tangan Prabowo-Sandi, rakyat harus  menahan diri sampai  tiba waktunya untuk bergerak dan bersujud kembali atas  mandat rakyat yang suci  ini.  Kehadiran tokoh nasional dr Hariman Siregar, Dr Rizal Ramli, Ir Suko Sudarso dan seterusnya, memberi bobot tersendiri bagi keunggulan Prabowo-Sandi ini.  Demikian pandangan Dr Ir Iwan Ratman MSc (alumni Undip/ITB)dan Dr  Herdi Sahrasad  (dosen senior Universitas Paramadina) merespon  politik pilpres  yang menghangat  belakangan ini.

Analisis Herdi  dan Iwan menekankan, pada Pilpres 2014 Jokowi menang di 24 provinsi. Sementara pada Pilpres 2019 Jokowi hanya berhasil menang maksimal di 13-14 provinsi dan itupun kecurangannya sangat brutal, terstruktur dan masif.

Hasil gambar untuk prabowo glenny kairupan

Hasil gambar untuk herdi sahrasadHasil gambar untuk iwan ratman

herdi dan iwan

 

 

 

Iwan dan Herdi justru menilai, masyarakat sadar bahwa pada Pilpres 2019 Prabowo-Sandi yang  didorong dan disemangati dr Hariman Siregar, Dr Rizal Ramli, Suko Sudarso  dkk berhasil merebut Aceh, Sumbar,Sumut, Sumsel,Jambi, Bengkulu, Riau, Lampung, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jabar, Banten, Kalbar, Kalsel, Kaltim, Kaltara, Sulsel, Sultra,  NTB dan Maluku. Di semua kawasan itu, Prabowo disebut sebagai Presiden warga mereka, dan Jokowi ditolak dengan sinisme sosial yang tentu menyakitkan. Dan di Jabar, Banten, dan DKI  hampir pasti Jokowi pun kalah dan ditolak warga provinsi-provinsi itu.

Di bawah ini catatan Iwan dan Herdi mengenai KANTUNG SUARA TERBESAR  yang ada di 5 provinsi pada Pilpres 2019 ini:

A). Jawa Timur = 30.912.994 suara

01 = 50,10 % , 02 = 49,90 %

15.487.410 suara , 15.425.584 suara

 

B). Jawa Tengah = 27.896.992 suara

 

01 = 62,50 % , 02 = 37,50 %

17.435.620 suara , 10.461.372 suara

 

C). Jawa Barat = 33.270.845 suara

 

01 = 39,90 % , 02 = 60,10 %

13.275.067 suara , 19.995.777 suara

 

D). Sumatera Utara = 9.785.753 suara

 

01 = 44,30 % , 02 = 55,7%

4.335.088 suara , 5.450.664 suara

 

E). Banten = 8.112.477 suara

 

01 = 40,60 % , 02 = 59,40 %

3.293.665 suara , 4.818.811 suara

 

TOTAL DI 5 Kantung suara terbesar

 

01 = 53.826.850 suara , 02 = 56.152.208 suara

01 = 48,98 % , 02 = 51,02 %

 

Menyusul Provinsi dengan kantung suara besar selanjutnya... =

 

A). DKI jakarta

01 = 42,30 % , 02 = 57,7 %

 

B). Lampung

01 = 40,10 % , 02 = 59,90 %

 

C). Sulawesi Selatan

01 = 40,80 % , 02 = 59,20 %

 FINAL, 01 Menang di 13 provinsi, dan 02 Menang di 21 provinsi

01 = 40,20 % , 02 = 59,80 %

margin error max 4 %. Catatan Tambahan: Per hari ini  Minggu ( 28/4/19) ada 7367 kesalahan entry KPU dari penyisiran 127842 TPS yg dilakukan Tim IT ITB dan ternyata belum/ tidak dilakukan perubahan, ini mencurigakan, menyedihkan dan miris.

Lima tahun ini , rakyat merasakan Jokowi jadi beban bagi rakyat dan bangsa ini karena  pemilu curang dan tak kredibel, Jokowi gagal ekonomi, ingkar janji (bohong) dan sekedar petugas (boneka) politik para taipan dan oligarki. Jokowi ngeblok ke China, bikin utang bertumpuk trilyunan, dan korupsi merajalela, dan hampir lima tahun ini, Nawa Cita dan Trisakti dicampakkan Jokowi.

''Akibatnya? Jokowi mengalami krisis legitimasi plus gagal ekonomi sehingga daya beli rakyat ambruk, rupiah terpuruk dan harapan musnah sudah,’’ ungkap Herdi dan Iwan. (FF)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...