21 September 2019

Di Pisa Cafe Mahakam : Puisi Warih W Subekti

Di Pisa Cafe Mahakam

: Eric Sasono

Film dan diskusi cepat kulalui
tak asyik apalagi menarik hati

: perjumpaan dengan beberapa orang
yang kukagumi

hidangan tersaji, tak kusentuh
pulang, lengang menuju gang

tak kutemui diri
tertinggal di kedai kopi...

Jakarta, 9 Januari 2015

 

Hari Ini

Ku yakin hari ini kan cerah sepanjang hari
kutahu ini bukan dari ramalan seorang ahli
yang muncul dari seperangkat tehnologi

tapi aku tangkap isyarat dari suara burung tekukur
di pohon mahoni
juga suara angkup sayup-sayup di kejauhan
yang sembunyi di ranting dahan

Ku yakin ini, dan kau?

Jakarta, 2015

 

PAGI I

Ia bejalan menuju matahari
pagi telah meninggalkannya

juga kerling mata kekasih yang dirindukannya
ah waktu
kenapa kau cepat berlalu

coba kau tunda sejenak saja

untukku bersanding dengannya

Jakarta, 2015

 

Pagi II

Kemana perginya embun
yang menumpahkan duka semalam?

mentari telah mengajaknya pergi
melupakan duka berkepanjangan

kuharap ia tak datang lagi malam ini
sebab kuyakin kan menjelma puisi
dan setangkai bunga yang terhempas
dari vasnya

: ia didera luka dan tak kuasa membedung
air mata

Jakarta, 2015

_____________________________________

Warih W Subekti, Penyair Jalanan saat ini berada di Jakarta. (K)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...