Data Pribadi Bocor, Pemerintah Tutup Mata: Rakyat Lagi Yang Rugi

KONFRONTASI - Pemerintah dianggap tidak memiliki sense of crisis atau ketanggapan terhadap ancaman terkait kebocoran data pribadi. "Pemerintah tidak tanggap dengan adanya ancaman berupa kebocoran data pribadi," kata Satya, politisi Golkar  di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/4).

Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya respon dari pemerintah terkait masalah perlindungan data pribadi. Satya menyatakan Indonesia kini tertinggal di ASEAN soal adanya regulasi perlindungan data pribadi.

Menurut kader Golkar ini, pemerintah seakan menutup mata terhadap perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih juga beserta dengan ancamannya.

"Saya curiga dengan pemerintah seakan ada yang terganggu dengan sistem yang baik soal pelindungan data pribadi," bebernya.

Sambung dia, penggunaan data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica merupakan bisnis besar yang merugikan masyarakat.

"Jangan sampai data pribadi kita dimanfaatkan oleh kelompok yang memanfaatkan ini menjadi lahan bisnisnya," tutup Satya.[ian/rml]

Category: 
loading...

Related Terms



Loading...