21 July 2019

Catatan Perjalanan: Dari Unpad ke Rusia (bag 4)

Dari redaksi: Berikut prosa bersambung, secercah catatan perjalanan dari Nurbayu Nandes Manan, alumnus FIB studi Rusia Universitas Padjadjaran, dimuat bersambung di media (koran internet)  ini. Selamat membaca. 

Bagian 4 . MOSKWA- Tulisan ini sesungguhnya catatan kecil kami untuk Pak Mendikbud M Nuh, dengan harapan untuk mendapat perhatian karena beliau adalah pemimpin kemendikbud sekaligus orang tua kita yang merantau di negeri asing. Pandawa Lima, demikian sebutan senior kami Bang Herdi, diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan Program Magister di Rusia. Dan mereka adalah kader dengan rekomendasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang siap untuk melanjutkan studinya di Negeri Beruang Merah, Rusia. Lalu akan disebar ke masing-masing Universitas yang terdapat di Rusia.

Program beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Rusia ini banyak  peminat tiap tahunnya. Terlihat dari banyaknya penerima beasiswa tahun ini yang mencapai 70 orang. Beasiswa ini telah diselenggarakan dari tahun ke tahun. Beasiswa ini adalah beasiswa resmi yang di koordinasikan oleh Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Rusia dibawah Kedutaan Besar Federasi Rusia di Indonesia.

Namun, beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Rusia masihlah sangat minim. Mahasiswa/i Program Master akan diberi uang saku tiap bulannya kurang dari 50 USD. Sehingga para mahasiswa/i ini harus mencari biaya hidup (living allowance) dan uang saku tambahan, untuk mencukupi kebutuhan keseharian di negera yang terkenal mahal itu.

Pasca kunjungannya, Menteri Pendidikan dan kebudayaan bapak Mohammad Nuh dalam rangka kunjungan kerja konfrensi G-20 di Saint Peterburg, Rusia dan diselah-sela waktu sengang beliau bertemu dengan kader dari PERMIRA mengatakan “Kementerian Pendidikan dan kebudayaan akan memeerikan  bantuan living allowance, biaya hidup/uang saku terhadap mahasiswa dan mahasiswi yang sedang melanjutkan pendidikan di Rusia”

Kabar tersebut dibanarkan oleh staf didalam Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia bapak Abe  S, dengan mengatakan “Ya untuk tahun ini semua mahasiswa dan mahasiswi yang berada di Rusia akan diberikan bantuan uang saku tambahan sekitar 200usd untuk didaerah dan 300usd untuk yang berada di kota seperti Moskow dan Peterburg”.

Pandawa Lima, lulusan FIB jurusan Rusia Universitas Padjdjaran dengan rekomendasi para akademisi dan PBNU yang kini sedang berada di Rusia, tentu saja menunggu pencairan dana dari pemerintah RI. Sementara itu pendanaan saat ini menggunakan dana pinjamana sementara oleh tiap kader NU itu, yang meminjam kepada famili dan orang tua masing-masing. Kini  Hanya keyakinan dan bermodalkan nekat untuk melanjutkan pendidikan Program Magister ini, kesempatan untuk menimba ilmu di Negeri pemenang nobel Boris Pasternak, Alexander Solzhenitsyn,  dan Pushkin itu tidak akan disia-siakan. ''Kami  sudah di Rusia, sampaikan Pak Mendikbud, kami menanti sekali beasiswa unggulan dari kemendikbud sebagai anak bangsa yang sedang mencari ilmu,'' kata Fuad Subhan mewakili semua alumni FIB jurusan Rusia Unpad yang studi di Rusia itu yakni Nandes,Ryan, Rifqi Iswo, dan Danial, serta Hilman yang masih menanti beasiswa Mendikbud. 

Beasiswa Mendikbud bagi para mahasiswa Indonesia di Rusia tak kunjung tiba dan merupakan masalah klasik disini. Maka kami mohon perhatian dan keperdulian serta komitmen Presiden SBY dan Mendikbud M.Nuh untuk mencairkan beasiswa bagi semua mahasiswa Indonesia di Rusia, termasuk lima alumni Unpad di Rusia yang berhak beasiswa dari mendikbud/LPDP karena kondisi musim yang sangat dingin dan lingkungan yang penuh tantangan.
Demikian pandangan para mahasiswa Indonesia di  Rusia, kemarin kepada RIMA. Laporan dari Moskwa menyebutkan bahwa ada yang beberapa dapat beasiswa, banyak yang belum dapat, karena memang masih menunggu, itupun kalau kemendikbud nanti memberi info.

  Beberapa alumni Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Rusia yang pernah studi di Rusia, mengakui memang tidak banyak kamu muda kita yang studi di sana.

Dalam gambar di  Moskwa  di atas, PANDAWA LIMA  dari kiri ke kanan yakni M.Rifqi Isqo, Ahmad Danial, Fuad Subhan, Ryan Fauzhan, Bayu Nandes Manan, yang kesemuanya menanti kabar baik dari kemendikbud RI.

Berbagai kalangan sudah mendengar berita soal Pandawa Lima dari UNPAD yang menanti beasiswa  itu, tapi perkembangan terbaru katanya Pak Mendikbud sudah berjanji memberikan beasiswa, memberikan beasiswa unggulan.untuk mahasiswa di Rusia, semoga benar adanya. '' Semoga mereka sukses,'' kata Martin, seorang alumnus perguruan tinggi di  Rusia bidang studi wilayah Eropa yang kini sudah mengajar di TAnah Air.
''Insya Allah tahun depan programnya berjalan, dan Mendikbud maupun Presiden melaksanakannya dengan lancar dan baik,'' demikian harapan  M Rifqi Isqp yang studi  di Krasnodar State University dan  Bayu Nandes yang studi di Rostov State University,Rusia.

Ahmad Danial menuliskan pengalamannya di Rusia, sebelum bertolak ke Moskwa dia menulis sbb:''Ada sekitar 20 institusi yang saya datangi untuk ikut partisipasi dalam rencana ke Rusia. Ada yg via email, surat, dan datang langsung ke kantornya. Sebagian besar tidak memberikan jawaban sama sekali, kebanyakan milik pemerintah. Yang sedikit didominasi institusi swasta, saya kagum dengan cara mereka menghargai orang lain, bahkan sampai bikin surat institusi berbahasa asing dengan tandatangan pimpinannya, meskipun jawabannya "tidak bisa berpartisipasi". Anehnya, saya justru senang dapat balasan, walau tidak sesuai harapan. Sepertinya saya terjangkit virus gila nomor 11, virus senang dapat jawaban.''

Melalui tulisan ini, Pandawa Lima anak asuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)  dan alumni Universitas Padjadjaran,  di rantau jauh dan dinginnya Rusia, memohon dan menanti kebijaksanaan Presiden RI Bapak Dr Susilo Bambang Yudhoyono, Mendikbud Prof. Dr. M Nuh dan Menkeu Dr.M Chatib Basri/Pimpinan LPDP, untuk segera bisa memberikan beasiswa yang sudah kami mohonkan tempo hari. ''Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang selalu memberikan lindungan, rahmat, taufik dan hidayahNya bagi para pemimpin nasional kita tersebut di atas, juga bagi kita semua,'' begitu pesan Pandawa Lima dari UNPAD di atas

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...