20 August 2019

Cagar Budaya Benteng Anna Terancam Tenggelam

KONFRONTASI -    Cagar Budaya Benteng Anna yang berlokasi di Kelurahan Koto Jaya, tepatnya di pinggir aliran Sungai Selagan, terkesan dibiarkan. Ini dibuktikan hingga saat ini, belum ada upaya pihak-pihak terkait untuk menyelamatkan situs yang bersejarah tersebut. Meskipun cagar budaya itu hanya meninggalkan beberapa puing-puingnya saja. Namun kondisi benteng itu saat ini, dalam hitungan beberapa waktu kedepan akan terjun ke sungai yang dikarenakan gerusan erosi.

 

Tidak hanya itu, termasuk pemukiman rumah penduduk di area Benteng Anna juga terancam. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Apriansyah ST MT melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Sunaji ST MT dikonfirmasi Bengkulu Ekspress, kemarin (26/11) pagi mengatakan, Pemkab Mukomuko terus berupaya mengusulkan proposal agar cagar budaya dan pemukiman warga dapat ditangani. ”Usulan untuk penanganannya sudah kita sampaikan lagi ke pemerintah pusat. Jika tidak segera ditangani, tidak hanya cagar budaya yang tenggelam.

 

Namun pemukiman rumah nelayan di wilayah itu juga bakal terancam,”katanya. Dalam usulan proposal yang telah disampaikan itu adalah untuk penangganan Benteng Anna untuk penanganannya sekitar 400 meter dan pemukiman penduduk juga sekitar 400 meter. ”Yang kita usulkan bukan jumlah anggaran yang dibutuhkan, tetapi sesuai kondisi di lapangan yang harus segera mungkin ditangani. Jika proposal kita disetujui, pastinya nanti akan ada tindak lanjut. Seperti akan ada pengecekan di lapangan dan lainnya,”demikian Sunaji.(Jft/Bengkulu Ekspress)

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...