23 February 2018

Bursah Zarnubi, Salam dari Amsterdam. Bursah, Sang Tokoh Pergerakan, kembali ke Lahat untuk Mengabdi

AMSTERDAM - Masyarakat Lahat, juga  para aktivis dan mahasiswa mengabarkan pada saya siap berbuat dan berdoa mendukung Bursah Zarnubi terpilih  menjadi Bupati di Lahat, Sumatera Selatan. Tentu tak mungkin seratus persen warga Lahat semua memilih Bang Bursah.

''Bang Bursah cukup memperoleh suara  mayoritas di Lahat maka bakal terpilih.Salam dari Amsterdam'' kata seorang mahasiswa  yang mengenalnya di Amsterdam sebelum saya bertolak ke Den Haag, lalu ke Leiden dengan kereta api.

Di mata saya dan kaum pergerakan, Bursah adalah abang kami yang termasuk paling pluralis, menghormati dan menghargai  kemajemukan, perbedaan dan keanekaragaman suku,agama dan budaya. Suaranya nyaring untuk menyerukan pentingnya keadilan dan demokrasi sosial demi memihak kepentingan rakyat banyak. Paling tidak, Bang Bursah, mantan anggota DPR-RI itu ingin berbuat optimal bagi warga Lahat yang dicintainya, diperdulikannya  karena masih banyak orang miskin di Kab. Lahat. Sebetulnya Bang Bursah sudah hidup nyaman di Jakarta, namun panggilan jiwa untuk mengabdi di kampong halaman sudah tak tertahankan mengingat masih banyak  problem ketidakadilan dan kemiskinan d Lahat. Maka dia bertekad  berbakti di Lahat. Sekali lagi, berbakti dan mengabdi untuk warga Kab Lahat yang menjadi obor api jiwanya untuk berbuat yang terbaik bagi rakyat Lahat. Hampir semua  tokoh nasional di jakarta dikenalnya, dari Ibu Megawati Soekarnoputeri sampai Kapolri Tito, dr Hariman Siregar, Dr Rizal Ramli, Dr Amien Rais, Dr Akbar Tanjung, Prof  Frans Magnis Suseno, Dr Dhaniel Dakidae dan sangat banyak lagi.

Ucapan selamat dan salam disampaikan ribuan aktivis Kelomok Cipayung Plus kepada Bursah, dan semua sudah dijawab dengan baik dan tenang.

Bursah Zarnubi menjadi Bakal Calon Bupati dan dan Parhan Berza jadi calon Wakil Bupati Lahat,

\

Mereka mendapat dukungan tiga partai politik untuk diusung di Pilkada Lahat 2018. Tiga partai politik itu adalah Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Golkar, PAN, dan PKB mengantongi 11 kursi DPRD, yang artinya sudah melampaui syarat minimal 8 kursi DPRD untuk mencalonkan pasangan. Setidaknya ada enam pasangan calon yang akan mengikuti kontestasi lima tahunan itu. Mereka adalah Cik Ujang-Haryanto yang diusung oleh Partai Nasdem, Demokrat dan Hanura.

Novran Marjani-Herliansyah yang diusung Partai PDIP, Gerindra, PPP dan PKS. Bursa Zarnubi-Parhan Berza yang diusung Partai PKB, PAN dan Golkar. Hapit Fadli-Erlansyah Rumsyah melalui jalur perseorangan. Pasangan Purnawarman Kias-Rozi Adiansyah melalui jalur perseorangan dan Dodo Arman-Sutrisno melalui jalur perseorangan.

Dari hasil survei, Zanurbi-Parhan memiliki tingkat pengenalan masyarakat yang paling tinggi dibandingkan dengan pasangan lain dengan 89,6 persen. Disusul Cik Ujang-Haryanto 68,9 persen. Urutan ketiga Novran Marjani-Herliansyah 63,8 persen.
Untuk tingkat akseptabilitas atau kesukaan masyarakat Lahat terhadap pasangan calon pun Bursa Zarnubi-Parhan Berza juga unggul dengan 76,3 persen. Cik Ujang-Haryanto 62,1 persen, Novran Marjani-Herliansyah 61,9 persen, Hapit Fadli-Erlansyah Rumsyah 49,2 persen, Purnawarman Kias-Rozi Adiansyah 48,2 persen, dan Dodo Arman-Sutrisno 49,2 persen.

Bursah sudah ikhlas maju ke Pilkada Kab Lahat untuk mengabdi sehingga tidak ada beban berat  secara moral-material yang mengganjal, sebab dia sudah bekerja sekuat tenaga  untuk mewujudkan aspirasi warga Lahat dan kini pilihan ada di tangan rakyatnya di Lahat. Memilih Bursah, ang tokoh pergerakan yang popular di Jakarta , perduli rakyat kecil atau malah tidak? Pilihan obyektif dan rasional adalah Bursah sebagai kandidat terbaik. Dia  punya karakter kuat, asih asah asuh dan terbuka kepada kaum yang lemah dan miskin. Dia tahu apa yang harus diperbuat, untuk apa sumber daya alam dan SDM d Lahat, untuk siapa semua itu, jelas baginya untuk rakyat yang lemah. Bursah seperti halnya  kita sungguh tidak tahan menyaksikan ketidakadilan. Harus ada aksi dan tindakan, dan menjadi Bupati Lahat adlah tugas moral dan pengabdiannya yang mendasar. Selamat. Dankjewel, salam dari Amsterdam.

Afbeeldingsresultaat voor herdi sahrasad

(Herdi sahrasad, peneliti/dosen Universitas Paramadina dan Universitas Muhammadiyah Jakarta, menulis dari Amsterdam)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...